Laba dan Pendapatan Lippo Karawaci (LPKR) Tertekan Sepanjang 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengalami penurunan kinerja sepanjang tahun 2025.

Mengutip dari keterbukaan informasi, pendapatan neto tercatat Rp 8,84 triliun sepanjang 2025. Ini turun 21,48% secara year on year (YoY) sejak Rp 11,34 triliun.

Segmen real estate development menyumbang paling besar ke pendapatan, yaitu Rp 7,66 triliun. Sisanya Rp 1,36 triliun berasal dari segmen lifestyle.


Beban pokok pendapatan sebesar Rp 5,86 triliun sepanjang tahun lalu, turun dari Rp 6,55 triliun di tahun 2024.

Baca Juga: Laba dan Pendapatan Eagle High Plantations (BWPT) Kompak Naik di Tahun 2025

Laba bruto pun menjadi Rp 2,98 triliun di akhir Desember 2025, turun 37,77% YoY dari Rp 4,79 triliun.

LPKR pun mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih Rp 469,53 miliar di 2025. Ini amblas 97,49% YoY dari Rp 18,74 triliun di tahun 2024.

Melansir laporan keuangan, penurunan salah satunya disebabkan oleh adanya arus masuk pada pos penghasilan lainnya sebanyak Rp 21,59 triliun pada 2024.

Dengan kinerja tersebut, laba per saham dasar LPKR menjadi Rp 6,62 di 2025, turun dari Rp 264,49 pada tahun sebelumnya.

Per 31 Desember 2025, LPKR punya total aset Rp 49,24 triliun. Ini turun dari Rp 53,78 triliun per 31 Desember 2024.

Jumlah liabilitas perseroan sebesar Rp 18,19 triliun di akhir Desember 2025, turun dari Rp 22,83 triliun di akhir Desember 2024. Sementara, jumlah ekuitas tercatat Rp 31,05 triliun per akhir 2025, naik dari Rp 30,94 triliun di akhir tahun 2024.

LPKR memiliki kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp 1,95 triliun di akhir Desember 2025, turun dari Rp 5,32 triliun di periode sama tahun lalu.

Baca Juga: Ramayana Lestari (RALS) Lepas 203 Juta Saham Hasil Buyback di Pasar Negosiasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News