KONTAN.CO.ID - LONDON. HSBC Holdings mencatat kinerja kuartal I 2026 yang kurang menggembirakan setelah terbebani kerugian tak terduga senilai US$ 400 juta akibat kasus penipuan di Inggris. Tekanan ini membuat laba bank terbesar di Eropa tersebut sedikit di bawah ekspektasi analis. Mengutip Reuters (5/5), HSBC membukukan laba sebelum pajak sebesar US$ 9,4 miliar pada periode Januari-Maret 2026. Angka ini turun tipis dari US$ 9,5 miliar pada periode sama tahun lalu dan berada di bawah rata-rata proyeksi analis sebesar US$ 9,59 miliar. Pasar merespons negatif laporan tersebut. Saham HSBC yang diperdagangkan di Bursa Hong Kong turun 4%, lebih dalam dibanding pelemahan indeks Hang Seng yang turun 1,2%.
Laba HSBC Tertekan Kerugian Penipuan dan Private Credit
KONTAN.CO.ID - LONDON. HSBC Holdings mencatat kinerja kuartal I 2026 yang kurang menggembirakan setelah terbebani kerugian tak terduga senilai US$ 400 juta akibat kasus penipuan di Inggris. Tekanan ini membuat laba bank terbesar di Eropa tersebut sedikit di bawah ekspektasi analis. Mengutip Reuters (5/5), HSBC membukukan laba sebelum pajak sebesar US$ 9,4 miliar pada periode Januari-Maret 2026. Angka ini turun tipis dari US$ 9,5 miliar pada periode sama tahun lalu dan berada di bawah rata-rata proyeksi analis sebesar US$ 9,59 miliar. Pasar merespons negatif laporan tersebut. Saham HSBC yang diperdagangkan di Bursa Hong Kong turun 4%, lebih dalam dibanding pelemahan indeks Hang Seng yang turun 1,2%.
TAG: