Laba Japfa Comfeed (JPFA) Melesat 100% per Semester I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan pada semester I-2026. Performa positif tersebut tercermin dari peningkatan penjualan serta lonjakan laba bersih perseroan.

Melansir laporan keuangannya, penjualan dan pendapatan usaha JPFA tercatat sebesar Rp 35,36 triliun, naik 28,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 27,48 triliun. Pertumbuhan penjualan ini turut mendorong laba bruto perseroan melonjak 44,5%, dari Rp 5,28 triliun menjadi Rp 7,63 triliun.

Di sisi beban operasional, beban penjualan tercatat naik menjadi Rp1,51 triliun dari sebelumnya Rp 1,27 triliun, sementara beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp 2,39 triliun dari Rp1,91 triliun. Meski begitu, kenaikan beban operasional ini masih lebih rendah dibandingkan pertumbuhan laba bruto, sehingga tidak menggerus profitabilitas perusahaan secara keseluruhan.


Baca Juga: IHSG Ditutup Turun 0,86% ke 6.394, Top Losers LQ45: ESSA, PGEO, INDY, Rabu (18/8)

JPFA turut mencatatkan pendapatan keuangan sebesar Rp 40,87 miliar serta kontribusi dari bagian laba entitas ventura bersama sebesar Rp 54,48 miliar. Di sisi lain, beban bunga dan keuangan tercatat sebesar Rp 422,92 miliar, meningkat dari Rp 392,87 miliar pada periode sebelumnya.

Dengan tambahan pendapatan lain-lain sebesar Rp 256,72 miliar yang mengimbangi beban lain-lain sebesar Rp 240,64 miliar, total laba sebelum pajak penghasilan perseroan melonjak 92,1% menjadi Rp 3,42 triliun, dari sebelumnya Rp 1,78 triliun.

Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp 735,89 miliar, total laba  JPFA tercatat sebesar Rp 2,68 triliun, tumbuh 97,1% dibandingkan Rp 1,36 triliun pada periode sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih mencapai Rp 2,48 triliun, melonjak 100,2% atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan Rp 1,24 triliun pada periode sebelumnya. 

 
JPFA Chart by TradingView

Dari sisi neraca, JPFA melaporkan jumlah aset Rp 45,14 triliun per Juni 2026, naik dari Rp 40,06 triliun di akhir Desember 2025. Total liabilitas perusahaan mencapai Rp 23,81 triliun dan Rp 21,33 triliun.

Adapun total saldo kas dan setara kas akhir periode mencapai Rp 2,59 triliun, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,73 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News