KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) mencatatkan kinerja positif pada paruh pertama tahun 2026 ini. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, MSIG Life mencatatkan perolehan laba bersih Rp 180,60 miliar pada Semester I-2026. Laba MSIG Life melonjak 68,61%, dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 107,11 miliar.
Mengenai hal itu, Director MSIG Life, Eiji Takahashi, mengatakan peningkatan perolehan laba tersebut tak terlepas dari makin kuatnya bisnis inti asuransi.
Baca Juga: MSIG Life Catatkan Pertumbuhan Pendapatan Premi Dobel Digit per Akhir 2025 "Khususnya, membaiknya pengalaman klaim (claim experience) pada portofolio produk kesehatan," ucapnya kepada Kontan, Kamis (6/8/2026). Lebih lanjut, Eiji menerangkan ada sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi perolehan laba pada Semester II-2026. Dia bilang tantangannya, seperti volatilitas pasar, ketidakpastian ekonomi domestik maupun global, serta inflasi medis yang terus meningkat. "Ditambah, adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi yang menekan daya beli masyarakat, sehingga berpotensi memengaruhi pertumbuhan bisnis baru," tuturnya. Untuk menyikapi kondisi tersebut, Eiji mengatakan pihaknya akan terus menyesuaikan strategi untuk menangkap peluang yang ada dan menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Asal tahu saja, pada tahun lalu hasil investasi menjadi penopang utama capaian laba industri. Terkait hal tersebut, Eiji menyampaikan kondisi pasar investasi tahun ini masih relatif fluktuatif, terutama di pasar saham domestik. Namun, dia bilang dampaknya terhadap MSIG Life relatif terbatas, karena portofolio investasi perusahaan yang terdiversifikasi membantu meredam dampak volatilitas pasar.
Baca Juga: Laba Ciputra Life Naik 64,45% pada Semester I-2026, Berikut Penopangnya "Selain itu, di tengah tekanan pada pasar saham domestik, sejumlah pasar luar negeri masih mencatatkan kinerja yang baik. Dengan demikian, turut menopang hasil investasi secara keseluruhan," kata Eiji.
Ke depannya, Eiji memperkirakan pendapatan investasi perusahaan akan tetap stabil. Pada saat yang sama, dia bilang pihaknya akan terus memperkuat fundamental bisnis asuransi melalui
underwriting yang
prudent, pengelolaan klaim yang efektif, efisiensi operasional, serta pertumbuhan bisnis yang menguntungkan untuk menghadirkan profitabilitas berkelanjutan. Sebagai informasi, MSIG Life mencatatkan pendapatan jasa asuransi sebesar Rp 1,02 triliun. Adapun perusahaan mencatatkan hasil jasa asuransi sebesar Rp 22,11 miliar pada Semester I-2026. Sementara itu, total aset MSIG Life tercatat sebesar Rp 15,11 triliun, sedangkan nilai ekuitas perusahaan mencapai Rp 8,19 triliun pada Semester I-2026. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News