Sydney. Maskapai penerbangan Australia Qantas Airways Ltd menyatakan pendapatan perseroan pada paruh pertama tahun 2016 dapat anjlok sebesar 13%. Hal ini disebabkan persaingan yang ketat membuat tarif penerbangan internasional kian turun. Laba Qantas sebelum pajak dinyatakan akan berada pada kisaran A$ 800 juta atau US$ 608 juta hingga US$ 850 juta untuk semester yang berakhir pada 31 Desember 2016. Angka ini merosot dibandingkan A$ 921 juta pada periode yang sama tahun lalu. Mengutip Bloomberg, Selasa (1/11/2016), pihak Qantas menyatakan biaya bahan bakar yang lebih murah dan program pemangkasan biaya tidak akan cukup untuk mengompensasi pendapatan yang menurun.
Laba Qantas menyusut, meskipun pendapatan naik
Sydney. Maskapai penerbangan Australia Qantas Airways Ltd menyatakan pendapatan perseroan pada paruh pertama tahun 2016 dapat anjlok sebesar 13%. Hal ini disebabkan persaingan yang ketat membuat tarif penerbangan internasional kian turun. Laba Qantas sebelum pajak dinyatakan akan berada pada kisaran A$ 800 juta atau US$ 608 juta hingga US$ 850 juta untuk semester yang berakhir pada 31 Desember 2016. Angka ini merosot dibandingkan A$ 921 juta pada periode yang sama tahun lalu. Mengutip Bloomberg, Selasa (1/11/2016), pihak Qantas menyatakan biaya bahan bakar yang lebih murah dan program pemangkasan biaya tidak akan cukup untuk mengompensasi pendapatan yang menurun.