KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (
RALS) mencatatkan penurunan kinerja laba bersih dan pendapatan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan kinerja keuangannya, emiten ritel itu mengumumkan pendapatan sepanjang tahun 2025 sebesar Rp 2,36 triliun, turun 14,31% secara tahunan (year on year/yoy) dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,76 triliun.
Penurunan pendapatan tersebut terutama berasal dari melemahnya penjualan barang beli putus yang tercatat sebesar Rp 1,72 triliun, turun dari Rp 2,06 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan dari komisi penjualan konsinyasi juga ikut menurun menjadi Rp 642,94 miliar dari sebelumnya Rp 702,27 miliar. Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok penjualan juga turun menjadi Rp 1,13 triliun pada 2025, dibandingkan Rp 1,37 triliun pada 2024.
Baca Juga: Ramayana Lestari (RALS) Lepas 203 Juta Saham Hasil Buyback di Pasar Negosiasi Namun demikian, penurunan beban tersebut belum mampu menahan penyusutan laba perusahaan. Alhasil, laba bruto RALS turun menjadi Rp 1,24 triliun, dari Rp 1,39 triliun pada tahun sebelumnya. Dari sisi operasional, perusahaan berhasil menekan beban penjualan menjadi Rp 80,02 miliar dari Rp 111,10 miliar. Beban umum dan administrasi juga sedikit turun menjadi Rp 1,09 triliun dari Rp 1,11 triliun. Di sisi lain, pendapatan lainnya meningkat menjadi Rp 137,45 miliar, dibandingkan Rp 109,43 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara beban lainnya turun menjadi Rp 13,51 miliar dari Rp 26,35 miliar. Meski demikian, laba usaha RALS tetap mengalami penurunan menjadi Rp 195,58 miliar pada 2025, dari Rp 255,46 miliar pada 2024. Dari pos nonoperasional, pendapatan keuangan juga turun menjadi Rp 118,78 miliar dari Rp 131,95 miliar, sedangkan biaya keuangan tercatat turun menjadi Rp 25,84 miliar dari Rp 31,07 miliar. Dengan demikian, laba sebelum pajak penghasilan RALS tercatat sebesar Rp 288,52 miliar, turun dari Rp 356,34 miliar pada tahun sebelumnya.
Setelah dikurangi beban pajak penghasilan neto sebesar Rp 23,24 miliar, perusahaan membukukan laba tahun berjalan atau laba bersih sebesar Rp 265,28 miliar pada 2025. Angka ini turun 15,52% yoy dibandingkan laba bersih 2024 yang mencapai Rp 314,05 miliar.
Penurunan laba ini turut tercermin pada laba per saham (EPS) yang turun menjadi Rp 44,73 per saham, dibandingkan Rp 52,90 per saham pada tahun sebelumnya. RALS melaporkan total aset senilai Rp 4,76 triliun di tahun 2025, turun dari sebelumnya Rp 4,95 triliun. Total liabilitas perusahaan menurun dari Rp 1,37 triliun menjadi Rp 1,27 triliun dan ekuitas perusahaan turun menjadi Rp 3,49 triliun dari sebelumnya Rp 3,57 triliun. Adapun saldo kas dan setara kas pada akhir tahun RALS mencapai Rp 1,46 triliun, meningkat dari tahun 2024 sebesar Rp 1,03 triliun. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News