Laba SAN Finance (SANF) Tumbuh 6,32% per Kuartal III-2026, Ini Pendorongnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pembiayaan PT Surya Artha Nusantara Finance atau SAN Finance (SANF) mencatatkan kinerja positif per kuartal III-2026. Kinerja positif itu tercermin dari pertumbuhan laba bersih perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, SAN Finance mencatatkan laba bersih sebesar Rp 200,11 miliar per kuartal III-2026. Nilainya tumbuh sebesar 6,32%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 188,22 miliar.

Jika ditelaah, pencapaian pertumbuhan laba didorong keberhasilan SAN Finance dalam menekan beban pajak penghasilan. Adapun jumlah pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp 696,2 miliar per kuartal III-2026. Nilainya terkontraksi tipis 0,15%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 697,22 miliar. 


Baca Juga: Porsi Pembiayaan Modal Usaha BRI Finance Capai 37,7% per 23 Oktober 2026

Kontributor utama pendapatan perusahaan per kuartal III-2026 disumbang pos pendapatan sewa pembiayaan sebesar Rp 544,39 miliar. Diikuti pos pendapatan pembiayaan konsumen sebesar Rp 108,32 miliar.

Jumlah beban SAN Finance tercatat Rp 462,05 miliar per kuartal III-2026. Nilainya naik tipis sebesar 0,27%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 460,81 miliar.

Adapun beban pajak penghasilan sebesar Rp 34,03 miliar per kuartal III-2026. Nilainya menurun 29,38%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 48,19 miliar. Dengan demikian, laba bersih yang diterima perusahaan berhasil bertumbuh per kuartal III-2026.

Sementara itu, nilai aset, ekuitas, dan liabilitas perusahaan kompak tumbuh. Secara rinci, SAN Finance membukukan aset sebesar Rp 8,56 triliun per kuartal III-2026. Nilainya bertumbuh 10,74%, jika dibandingkan pencapaian akhir 2025 yang sebesar Rp 7,73 triliun.

Jumlah ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1,6 triliun per kuartal III-2026. Nilainya tumbuh 10,34%, jika dibandingkan pencapaian pada akhir 2025 yang sebesar Rp 1,45 triliun.

Senada, liabilitas SAN Finance tercatat tumbuh 10,67%, dari Rp 6,28 triliun per akhir 2025 menjadi sebesar Rp 6,95 triliun per kuartal III-2026. Adapun rasio Non Performing Financing (NPF) bruto tercatat sebesar 0,98%% per kuartal III-2026. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News