Laba Sektor Keuangan, Kesehatan, dan Properti Tumbuh Paling Kencang di Semester I



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan hanya ada tiga dari 11 sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencatatkan pertumbuhan laba sepanjang semester I-2023. 

Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Busa Karbon OJK mengatakan, hampir semua sektor mengalami penurunan kinerja keuangan jika dibandingkan paruh pertama di 2022. 

"Jadi hampir semua sektor menunjukkan perubahan, kecuali keuangan, properti dan real estat serta sektor kesehatan yang masih mampu bertumbuh," ucapnya dalam konferensi pers, Selasa (5/9). 


Inarno menjabarkan sektor keuangan membukukan laba sebesar Rp 105,1 triliun sepanjang semester I-2023. Nilai itu setara dengan 34,1% dari keseluruhan total laba emiten semester pertama 2023. 

Baca Juga: IHSG Gagal Tembus 7.000, SMGR, GGRM, BBNI Top Gainers LQ45 Hari Ini (5/9)

Kalau dibandingkan secara tahunan alias year on year (YoY), keuntungan sektor keuangan berhasil tumbuh 6,56%. Jika dihitung, sektor keuangan mencetak untung di sekitar Rp 98,20 triliun pada semester I-2022. 

"Kemudian sektor kesehatan berhasil tumbuh positif sebesar 7,75% secara secara. Sektor properti dan real estat juga menunjukkan growth yang positif," kata Inarno. 

Untuk gambaran, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan laba bersih sebesar Rp 24,2 triliun pada semester I-2023. Nilai tersebut tumbuh 34% secara tahunan.

Baca Juga: Rekomendasi Saham Sektor Barang Baku yang Kencang Melaju di Semester II

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar 24,85% YoY menjadi Rp 25,23 triliun per Juni 2023 dari Rp 20,21 triliun. 

Di sisi properti, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mampu mencetak laba bersih senilai Rp 1,2 triliun. Raihan tersebut melesat 159,02% secara tahunan dari Rp 463,64 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati