KONTAN.CO.ID - TOKYO. Kinerja Toyota Motor masih berada di jalur tertekan. Produsen otomotif terbesar dunia ini akan kembali mencatat penurunan laba operasional kuartalan untuk ketiga kalinya secara beruntun, meski penjualan kendaraan global justru menembus rekor tertinggi. Reuters (5/2) melaporkan, tekanan datang dari sisi biaya. Kenaikan ongkos produksi, mulai dari tenaga kerja hingga bahan baku, ditambah tarif impor Amerika Serikat atas kendaraan asal Jepang, terus menggerus profitabilitas Toyota. Padahal, permintaan kendaraan hibrida produk andalan Toyota masih solid di pasar utama. Berdasarkan rata-rata estimasi tujuh analis yang dihimpun LSEG, prediksi laba operasional Toyota pada kuartal Oktober–Desember mencapai 1,09 triliun yen. Angka ini turun sekitar 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba Toyota Turun Lagi Meski Penjualan Rekor, Ini Pemicu Utamanya!
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Kinerja Toyota Motor masih berada di jalur tertekan. Produsen otomotif terbesar dunia ini akan kembali mencatat penurunan laba operasional kuartalan untuk ketiga kalinya secara beruntun, meski penjualan kendaraan global justru menembus rekor tertinggi. Reuters (5/2) melaporkan, tekanan datang dari sisi biaya. Kenaikan ongkos produksi, mulai dari tenaga kerja hingga bahan baku, ditambah tarif impor Amerika Serikat atas kendaraan asal Jepang, terus menggerus profitabilitas Toyota. Padahal, permintaan kendaraan hibrida produk andalan Toyota masih solid di pasar utama. Berdasarkan rata-rata estimasi tujuh analis yang dihimpun LSEG, prediksi laba operasional Toyota pada kuartal Oktober–Desember mencapai 1,09 triliun yen. Angka ini turun sekitar 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
TAG: