JAKARTA. Layanan ojek online atau daring khusus wanita LadyJek menargetkan balik modal perusahaan bisa dicapai di tahun ketiga. Saat ini, ojek didominasi warna pink-ungu ini masih fokus pada pengenalan produk. "Kita break even point (balik modal) sekitar di tahun ketiga atau keempat, karena kita konsentrasi dulu bagaimana agar produk kita bagus dan ke depannya akan naik terus," kata Direktur Utama LadyJek Brian Mulyadi dalam peluncuran Ladyjek di Jakarta, Kamis (8/10). Brian menyebutkan investasi awal bisnis startup layanan ojek daring tersebut sebesar Rp 5 miliar dari sumber dana pribadi yang ia tabung selama kuliah di Boston University, Amerika Serikat.
Ladyjek perkirakan balik modal dalam 3 tahun
JAKARTA. Layanan ojek online atau daring khusus wanita LadyJek menargetkan balik modal perusahaan bisa dicapai di tahun ketiga. Saat ini, ojek didominasi warna pink-ungu ini masih fokus pada pengenalan produk. "Kita break even point (balik modal) sekitar di tahun ketiga atau keempat, karena kita konsentrasi dulu bagaimana agar produk kita bagus dan ke depannya akan naik terus," kata Direktur Utama LadyJek Brian Mulyadi dalam peluncuran Ladyjek di Jakarta, Kamis (8/10). Brian menyebutkan investasi awal bisnis startup layanan ojek daring tersebut sebesar Rp 5 miliar dari sumber dana pribadi yang ia tabung selama kuliah di Boston University, Amerika Serikat.