BATANG. PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), perusahaan yang membangun PLTU Jawa Tengah 2 x 1000 MW, menyampaikan bahwa persiapan konstruksi fisik proyek tersebut telah mencapai 90%. Saat ini proses pengadaan lahan seluas 226 hektare telah tuntas dan areal lokasi PLTU sudah mulai dibersihkan dan diratakan untuk kesiapan proses konstruksi. Presiden Direktur BPI Mohammad Effendi mengatakan, persiapan untuk proses konstruksi terus dilakukan. Perusahaan berharap pembangunan PLTU berkapasitas 2 x 1000 MW ini dapat selesai tepat waktu, yakni pada tahun 2020. “Setelah pembebasan lahan tuntas, proses konstruksi akan segera kami lakukan. Besarnya dukungan pemerintah terhadap proyek ini menunjukkan bahwa PLTU Jawa Tengah memiliki nilai strategis bagi ekonomi nasional,” kata Muhammad Effendi, Rabu (24/2).
Lahan terbebas, PLTU Batang segera dibangun
BATANG. PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), perusahaan yang membangun PLTU Jawa Tengah 2 x 1000 MW, menyampaikan bahwa persiapan konstruksi fisik proyek tersebut telah mencapai 90%. Saat ini proses pengadaan lahan seluas 226 hektare telah tuntas dan areal lokasi PLTU sudah mulai dibersihkan dan diratakan untuk kesiapan proses konstruksi. Presiden Direktur BPI Mohammad Effendi mengatakan, persiapan untuk proses konstruksi terus dilakukan. Perusahaan berharap pembangunan PLTU berkapasitas 2 x 1000 MW ini dapat selesai tepat waktu, yakni pada tahun 2020. “Setelah pembebasan lahan tuntas, proses konstruksi akan segera kami lakukan. Besarnya dukungan pemerintah terhadap proyek ini menunjukkan bahwa PLTU Jawa Tengah memiliki nilai strategis bagi ekonomi nasional,” kata Muhammad Effendi, Rabu (24/2).