Lahan Citra Maja bisa dikembangkan hingga 15 tahun



KONTAN.CO.ID - MAJA. Kawasan hunian Citra Maja Raya (CMR) yang dikembangkan PT Ciputra Residence menggandeng PT Hanson International Tbk dan PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk dalam joint operation yang sudah dimulai sejak 2015 lalu itu masih menyisakan lahan yang potensial digarap di masa mendatang.

CMR tahap I telah menggarap 430 hektare lahan untuk 7.000 unit hunian. Sementara CMR tahap II sedang mengembangkan 300 hektare dengan target pembangunan 12.000 unit rumah.

Sedangkan total luas lahan yang dimiliki proyek CMR ini berjumlah 2.000 hektare. "Kami percaya dalam 10-15 tahun ini kami masih bisa membangun," ujar Yance Onggo, General Manager Marketing PT Ciputra Residence usai konferensi pers, Sabtu (18/11).


Pihaknya memproyeksikan total unit yang bisa ditambah lagi untuk mencukupi seluruh luas lahan diperkirakan 120.000 unit rumah.

Saat ini Ciputra dalam proses membangun 10.000 unit rumah untuk CMR tahap II. Sebanyak 1.000 unit akan dialokasikan untuk program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) bersubsidi, dengan harga di bawah Rp 200 juta.

Kawasan ini, kata Mary Octo Sihombing, Direktur Indenpenden PT Ciputra Residence, digagas sebagai kota baru maja dengan terapan transit oriented development (TOD). "Akses ke kawasan ini semakin dipermudah dengan stasiun Maja yang diperbesar, belum lagi ada rencana tol Serpong-Balaraja, bisa tapping dari Tangerang," ujarnya ditemui dalam kesempatan yang sama (18/11).

Apakah pembeli hunian CMR saat ini kebanyakan end user? Yance menerangkan bahwa tidak seluruh pembeli adalah konsumen akhir. "Ambil contoh, misalnya end user disamakan dengan orang yang ambil KPR. Saat ini yang KPR sekitar 60%, sisanya 40% non KPR," terangnya.

Mengenai rencana pengembangan bisnis lainny, Ciputra Residence mengaku saat ini masih berfokus pada CMR. "Pembicaraan lain terus berjalan. Tapi yang sedang berjalan ya masih Citra Maja Raya," kata Yance.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati