JAKARTA. Pebisnis di Jakarta makin sulit mencari lahan industri. Kalau pun ada, harganya sudah naik terlalu tinggi. Mengutip data terbaru Japan External Trade Organization, harga rata-rata lahan di kawasan industri di Indonesia pada 2012 mencapai US$ 191 per meter persegi (m2). Harga rata-rata ini berpotensi naik menjadi US$ 200 per m2 di awal tahun ini. Bahkan di pasaran, sejumlah broker properti menjual kaveling industri jauh lebih tinggi lagi. Misalnya, kaveling seluas 1,2 hektare di Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Jakarta Timur, ditawarkan sekitar Rp 6 juta per m2 atau US$ 630 per m2. Bandingkan dengan harga di tahun 2010. Waktu itu, harganya masih sekitar US$ 80 sampai US$ 100 per m2. Konsultan properti Colliers International bahkan secara spesifik mencatat, harga lahan industri di kawasan Jabodetabek meningkat 27% year-on-year (periode Desember 2011-Desember 2012).
Lahan industri di Indonesia termahal di ASEAN
JAKARTA. Pebisnis di Jakarta makin sulit mencari lahan industri. Kalau pun ada, harganya sudah naik terlalu tinggi. Mengutip data terbaru Japan External Trade Organization, harga rata-rata lahan di kawasan industri di Indonesia pada 2012 mencapai US$ 191 per meter persegi (m2). Harga rata-rata ini berpotensi naik menjadi US$ 200 per m2 di awal tahun ini. Bahkan di pasaran, sejumlah broker properti menjual kaveling industri jauh lebih tinggi lagi. Misalnya, kaveling seluas 1,2 hektare di Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), Jakarta Timur, ditawarkan sekitar Rp 6 juta per m2 atau US$ 630 per m2. Bandingkan dengan harga di tahun 2010. Waktu itu, harganya masih sekitar US$ 80 sampai US$ 100 per m2. Konsultan properti Colliers International bahkan secara spesifik mencatat, harga lahan industri di kawasan Jabodetabek meningkat 27% year-on-year (periode Desember 2011-Desember 2012).