Lahan padi 28.300 hektare tergenang banjir di Sulsel



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingginya curah hujan yang terjadi dalam pekan ini di Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebabkan banjir di beberapa kawasan. Pemerintah Provinsi Sulsel menyebut ada 28.300 ha lahan tanam padi yang tergenang banjir.

"Ada 28.300 ha di dua kabupaten di Sulawesi Selatan yaitu di Gowa dan Maros yang keduanya tergenang air," kata Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Sulawasi Selatan Fitriani kepada Kontan.co.id, Kamis (24/1).

Fitriyani menyebutkan, curah hujan tinggi ditambah lagi dengan gelombang pasang yang terjadi menyebabkan genangan air semakin tinggi.


"Banjir tinggi sekali, curah hujan dari hulu bersamaan dengan gelombang pasang, jadi ketemu dan genangannya sangat tinggi," jelasnya.

Namun demikian ia menyebutkan pagi ini banjir mulai surut. Ia berharap agar hal ini tidak mengganggu panen padi di bulan Maret mendatang.

"Baru dua hari banjir, Selasa kan mulai. Tapi ini mudah-mudahan sudah ada matahari dan sudah surut saya liat," ungkapnya.

Ia berharap agar banjir tidak terjadi dalam kurun waktu lama. Hal ini mengingat banjir terlalu lama dapat menyebabkan puso atau gagal panen.

"Ini kan belum ada puso. Mudah- mudahan genangan atau rendamannya enggak terlalu lama, kalau lama baru terjadi puso," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto