PEKANBARU. Tren penurunan harga minyak dunia berimbas negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Riau pada 2014. Kawasan ini tertahan pada pertumbuhan 2,62%, berada di peringkat bawah pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia. "Pertumbuhan ekonomi Riau terendah ketiga secara nasional, setelah Aceh dan Kalimantan Timur. Ini karena pengaruh minyak," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau Mawardi Arsyad di Pekanbaru, Kamis (5/2). Sejak pertengahan 2014, harga minyak dunia terus cenderung menurun dan mempengaruhi nilai ekspor Riau dari sektor minyak dan gas. Menurut Mawardi, sektor yang termasuk dalam lapangan usaha pertambangan dan penggalian itu mengalami kontraksi, yaitu turun 5,5% selama 2014.
Laju ekonomi Riau terhempas ke tiga terendah
PEKANBARU. Tren penurunan harga minyak dunia berimbas negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Riau pada 2014. Kawasan ini tertahan pada pertumbuhan 2,62%, berada di peringkat bawah pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia. "Pertumbuhan ekonomi Riau terendah ketiga secara nasional, setelah Aceh dan Kalimantan Timur. Ini karena pengaruh minyak," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Riau Mawardi Arsyad di Pekanbaru, Kamis (5/2). Sejak pertengahan 2014, harga minyak dunia terus cenderung menurun dan mempengaruhi nilai ekspor Riau dari sektor minyak dan gas. Menurut Mawardi, sektor yang termasuk dalam lapangan usaha pertambangan dan penggalian itu mengalami kontraksi, yaitu turun 5,5% selama 2014.