KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai perlambatan pertumbuhan uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juni 2026 terutama dipengaruhi oleh penurunan pertumbuhan komponen konsumsi pemerintah neto (Net Claims on Central Government/NCG), bukan menunjukkan adanya pelemahan prospek ekonomi Indonesia. David menjelaskan, pertumbuhan NCG mengalami perlambatan signifikan dari 37,4% secara tahunan (year on year/YoY) pada Mei 2026 menjadi 10,1% YoY pada Juni 2026. Menurutnya, perlambatan tersebut terjadi akibat faktor high base effect pada Juni 2025, ketika pemerintah mempercepat realisasi belanja setelah melakukan efisiensi anggaran pada bulan-bulan sebelumnya.
Laju Pertumbuhan Uang Beredar Juni 2026 Melambat Faktor Belanja Pemerintah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai perlambatan pertumbuhan uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juni 2026 terutama dipengaruhi oleh penurunan pertumbuhan komponen konsumsi pemerintah neto (Net Claims on Central Government/NCG), bukan menunjukkan adanya pelemahan prospek ekonomi Indonesia. David menjelaskan, pertumbuhan NCG mengalami perlambatan signifikan dari 37,4% secara tahunan (year on year/YoY) pada Mei 2026 menjadi 10,1% YoY pada Juni 2026. Menurutnya, perlambatan tersebut terjadi akibat faktor high base effect pada Juni 2025, ketika pemerintah mempercepat realisasi belanja setelah melakukan efisiensi anggaran pada bulan-bulan sebelumnya.
TAG: