Lakukan Spin Off, Sinar Mas Asuransi Syariah Jadi Perusahaan yang Berdiri Mandiri



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinar Mas Asuransi Syariah (SMAS) resmi mengumumkan sebagai perusahaan asuransi umum syariah yang berdiri mandiri (full-fledged), setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-123/D.05/2025 per 23 Desember 2025.

Direktur Utama Sinar Mas Asuransi Syariah Daniel Armagatlie mengatakan kehadiran PT Sinar Mas Asuransi Syariah sebagai entitas mandiri memungkinkan perusahaan bergerak lebih fokus, adaptif, dan optimal dalam mengembangkan produk, serta layanan asuransi berbasis prinsip syariah yang amanah, transparan, dan berkeadilan. 

"Pembentukan entitas tersebut merupakan wujud komitmen kami untuk menjalankan amanah sesuai Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) dan POJK Nomor 11 Tahun 2023 mengenai Pemisahan Unit Syariah Perusahaan Asuransi, sekaligus memperkuat tata kelola asuransi syariah yang berkelanjutan,” ujarnya dalam sambutan saat acara peresmian di Plaza Simas, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).


Baca Juga: BNI Catat Lonjakan Transaksi QRIS Cross Border hingga 240% pada Akhir 2025

Daniel menerangkan pembentukan SMAS merupakan langkah strategis Asuransi Sinar Mas dalam mendukung penguatan industri keuangan syariah nasional, serta sejalan dengan mandat regulasi OJK.

Dengan dukungan ekosistem Sinar Mas, fondasi keuangan yang kuat, serta pengalaman panjang di industri asuransi syariah sejak 2004, Daniel optimistis PT Sinar Mas Asuransi Syariah dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperluas akses perlindungan berbasis nilai-nilai syariah, sekaligus memperkuat industri asuransi umum syariah nasional.

Dalam satu hingga tiga tahun ke depan, Daniel menyebut pihaknya akan berfokus melakukan pengalihan portofolio peserta dari induk. Setelah itu, SMAS akan fokus pada akselerasi pertumbuhan bisnis dan penguatan kemitraan strategis.

Baca Juga: BTN Bidik Pertumbuhan QRIS Cross Border Meningkat 50% pada 2026

"Untuk jangka menengah, kami menargetkan SMAS akan menjadi market leader dalam industri asuransi umum syariah dengan penguatan tata kelola dan pengembangan berkelanjutan,” ungkap Daniel.

Jika menilik laporan keuangan ketika PT Sinar Mas Asuransi Syariah masih menjadi UUS Asuransi Sinar Mas, tercatat kontribusi gabungan yang dibukukan sebesar Rp 170,81 miliar pada 2025. Adapun klaim brutonya sebesar Rp 24,29 miliar. Sementara itu, ekuitas dana gabungan yang dicatatkan sebesar Rp 809,14 miliar. 

Selanjutnya: Badai AS dan Iran Panaskan Minyak Dunia, Apa Dampaknya terhadap Harga BBM?

Menarik Dibaca: 4 Manfaat Kesehatan Konsumsi Yogurt Setiap Hari, Apa Saja?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News