Lalamove Resmi Beroperasi di Jerman, Bidik Pasar Eropa dan Timur Tengah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Platform pengiriman on-demand Lalamove resmi mulai beroperasi di Berlin, Jerman. Langkah ini dinilai sebagai gerbang peluncuran Lalamove di kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (Europe, the Middle East, and Africa/EMEA).

Melalui ekspansi ini, Lalamove yang didirikan di Hong Kong sejak tahun 2013 kini telah hadir di 17 pasar, yakni di Asia, Amerika, dan EMEA.

Paul Loo, Chief Operating Officer of Lalamove mengatakan ekspansi ini didasarkan oleh usaha kecil menengah (UKM) Jerman yang disebut masih menghadapi berbagai tantangan logistik. Mulai dari layanan yang kurang fleksibel, biaya operasional yang tinggi, hingga keterbatasan akses terhadap layanan pengiriman on-demand yang transparan dan mudah dilacak tanpa harus terikat kontrak jangka panjang.


Baca Juga: Traveloka Gandeng Resort World Sentosa Garap Wisatawan Indonesia

"Menjawab kebutuhan tersebut, Lalamove menghadirkan model pengiriman on-demand yang memungkinkan bisnis menyesuaikan kapasitas pengiriman secara lebih fleksibel tanpa perlu menanggung biaya tetap untuk pengelolaan armada sendiri," paparnya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2026).

Paul menyebut, layanan Lalamove tersedia 24/7 dengan fitur pemesanan instan serta penjadwalan hingga 30 hari ke depan, sehingga membantu bisnis di Berlin mengatur kebutuhan pengiriman rutin, sekaligus tetap responsif terhadap permintaan yang mendadak.

Menurutnya, beragam pelaku usaha lokal telah memanfaatkan layanan ini, mulai dari toko makanan beku untuk hewan peliharaan, bengkel sepeda, universitas dan lembaga riset yang mengirim dokumen penting, hingga perusahaan katering.

Selama proses pengiriman, pelanggan juga dapat memantau lokasi pengiriman secara real-time melalui fitur GPS tracking, serta memperoleh bantuan melalui live chat.

Untuk kebutuhan bisnis dengan banyak tujuan pengiriman, Lalamove juga dapat melayani hingga 20 titik drop-off dalam satu pemesanan, sehingga pengiriman dapat digabungkan dalam satu perjalanan secara lebih efisien.

Baca Juga: Infrastruktur Satelit Baru Membuka Akses Digital Lebih Merata di Papua

Paul menambahkan, kantor dan UKM di Jerman berjumlah hingga lebih dari 3,4 juta. Maka, ia berharap peluncuran Lalamove di Berlin menjadi langkah awal penting dalam memperkuat kehadiran Lalamove di Jerman.

"Kami optimistis dapat terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pasar lokal, sekaligus memperluas jangkauan ke kota-kota lain di Jerman dan kawasan EMEA," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News