Lalu lintas kapal di Selat Hormuz Turun ke Satu Digit



KONTAN.CO.ID - Lalu lintas kapal yang melintasi Selat Hormuz turun menjadi hanya satu digit pada Rabu (9/9/2026), menurut data awal pelacakan kapal yang dirilis Kamis.

Sebanyak tujuh kapal tercatat melintasi jalur strategis tersebut pada Rabu, turun dari 12 kapal pada hari sebelumnya dan berada di bawah rata-rata 10 hari sebanyak 14 kapal.

Dari tujuh kapal tersebut, empat kapal keluar dari Selat Hormuz dan tiga kapal masuk.


Baca Juga: Trump Ancam Serang Pickaxe Mountain, Fasilitas Strategis Nuklir Iran

Namun, sejumlah kapal kemungkinan tetap melintas dengan mematikan transpondernya sehingga tidak tercatat dalam data pelacakan.

Dari empat kapal yang keluar, salah satunya merupakan kapal tanker minyak mentah berukuran sangat besar atau very large crude carrier (VLCC) bernama Finland Prosperity. Kapal tersebut membawa hampir 2 juta barel minyak mentah.

Tidak ada kapal tanker yang mengangkut gas alam cair (LNG) tercatat keluar dari Selat Hormuz.

Tiga kapal lainnya yang keluar terdiri dari dua kapal pengangkut komoditas curah kering atau dry bulk carrier dan satu kapal tanker produk minyak berjarak jelajah pendek.

Sementara itu, dari tiga kapal yang masuk ke Selat Hormuz, satu merupakan dry bulk carrier, sedangkan dua lainnya masing-masing berupa kapal tanker jarak pendek dan kapal tanker berukuran menengah.

Baca Juga: Bursa Asia Tertekan, Harga Minyak Tembus US$100 dan Picu Inflasi

Di jalur pelayaran lain yang strategis, Selat Bab el-Mandeb mencatat sekitar 28 kapal pengangkut komoditas melintas pada Rabu. Angka tersebut relatif sejalan dengan rata-rata 10 hari sebanyak 27 kapal.

Dari total tersebut, sebanyak 16 kapal masuk dan 12 kapal keluar dari Selat Bab el-Mandeb.