KONTAN.CO.ID - Digitalisasi adalah salah satu hal yang menjadi prioritas pemerintah saat ini sebagai enabling factor untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh birokrasi, termasuk didalamnya untuk membangun kualitas SDM unggul melalui layanan ibu dan anak. Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt.). Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr. Muhammad Taufiq, DEA saat memberikan sambutan dalam kegiatan Seminar Indonesia - Jepang Exchange Knowledge yang bertemakan "Digitalization Of Public Services By Local Governments Indonesia and Japan's Experiences In Reforming Digital Services To Ensure Maternal And Child Health As Well As Overcoming Stunting Issue" diselenggarakan secara blended, Selasa (29/10). “Digitalisasi dalam penanganan stunting yang berfokus kepada layanan ibu dan anak, mampu meningkatkan akurasi dan kecepatan dalam memperoleh data, dengan demikian keputusan dan kebijakan dapat dilakukan dengan lebih baik. Disamping itu tentunya dengan digitalisasi akan peningkatan akses dan penyebaran informasi terkait kesehatan ibu dan anak dapat dilakukan secara lebih luas dan cepat”, ungkapnya Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Taufiq juga mengingatkan bahwa teknologi hanya merupakan alat untuk mencapai keberhasilan, namun hal yang tidak kalah penting adalah para pimpinan-pimpinan birokrasi yang memiliki mindset kolaboratif, dan kemampuan berpikir holistik serta costumer centris, dan apabila kedua hal tersebut dapat digabungkan dengan baik maka transformasi digital di dalam birokrasi akan segera terwujud.
LAN & J Clair Sharing Digitalisasi & Penanganan Stunting di Jepang & Indonesia
KONTAN.CO.ID - Digitalisasi adalah salah satu hal yang menjadi prioritas pemerintah saat ini sebagai enabling factor untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh birokrasi, termasuk didalamnya untuk membangun kualitas SDM unggul melalui layanan ibu dan anak. Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt.). Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr. Muhammad Taufiq, DEA saat memberikan sambutan dalam kegiatan Seminar Indonesia - Jepang Exchange Knowledge yang bertemakan "Digitalization Of Public Services By Local Governments Indonesia and Japan's Experiences In Reforming Digital Services To Ensure Maternal And Child Health As Well As Overcoming Stunting Issue" diselenggarakan secara blended, Selasa (29/10). “Digitalisasi dalam penanganan stunting yang berfokus kepada layanan ibu dan anak, mampu meningkatkan akurasi dan kecepatan dalam memperoleh data, dengan demikian keputusan dan kebijakan dapat dilakukan dengan lebih baik. Disamping itu tentunya dengan digitalisasi akan peningkatan akses dan penyebaran informasi terkait kesehatan ibu dan anak dapat dilakukan secara lebih luas dan cepat”, ungkapnya Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Taufiq juga mengingatkan bahwa teknologi hanya merupakan alat untuk mencapai keberhasilan, namun hal yang tidak kalah penting adalah para pimpinan-pimpinan birokrasi yang memiliki mindset kolaboratif, dan kemampuan berpikir holistik serta costumer centris, dan apabila kedua hal tersebut dapat digabungkan dengan baik maka transformasi digital di dalam birokrasi akan segera terwujud.