Langkah bursa Jepang dipengaruhi yen



TOKYO. Bursa Jepang pagi ini bergerak di dua zona, Senin (8/2). Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 11.16 waktu Tokyo, indeks Topix turun 0,2% menjadi 1.366,89. Sebelumnya, indeks acuan Jepang ini sempat anjlok 1,7% dan naik 0,1%.

Pergerakan liar bursa Jepang terjadi setelah data tenaga kerja AS menyokong rencana kenaikan suku bunga The Federal Reserve. Asal tahu saja, data tenaga kerja AS yang dirilis pada Jumat akhir pekan lalu menunjukkan pasar tenaga kerja Amerika menambah sekitar 151.000 lapangan kerja baru pada Januari.

Kondisi itu menekan tingkat pengangguran AS ke level terendah dalam delapan tahun terakhir di posisi 4,9%. Tidak hanya itu, tingkat upah pekerja AS juga melompat 2,7% pada Desember. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak pertengahan 2009 lalu.


Data positif AS secara otomatis memperkuat posisi dollar AS versus yen. Tak pelak, outlook saham-saham berbasis eksportir Jepang semakin positif.

"Akan tetapi, yen akan terus menguat meski bertahap karena Jepang sudah mengadopsi kebijakan suku bunga negatif. Selain itu, Kuroda juga menegaskan akan mengambil langkah-langkah strategis lain jika dibutuhkan," jelas Tomomi Yamashita, fund manager Shinkin Asset Management Co.

Dia memprediksi, yen akan ditransaksikan di kisaran 116 hingga 120 per dollar AS pada hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie