LUXEMBOURG. Langkah Serbia untuk menjadi anggota Uni Eropa makin mulus. Pemerintah negara-negara anggota Uni Eropa mulai bersikap lunak setelah Serbia bersedia bekerjasama dengan pengadilan penjahat perang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menteri Luar Negeri Uni Eropa telah sepakat menggelar pertemuan di Luxembourg untuk membuat perjanjian yang dikenal dengan Kesepakatan Asosiasi dan Stabilisasi, sebuah langkah awal bagi negara yang ingin bergabung dengan Uni Eropa. Perjanjian itu antara lain berisi kesepakatan tentang perdagangan antarnegara anggota Uni Eropa. Dengan adanya kesepakatan itu, Serbia antara lain bakal mendapat tambahan akses pasar ke negara anggota Uni Eropa. "Serbia sudah siap membuat langkah lanjutan," tutur Alexander Stubb, Menteri Luar Negeri Finlandia dalam pertemuan di Luxembourg, Senin (14/6). Kesepakatan itu juga bakal membantu Serbia keluar dari isolasi, menyusul kejahatan perang yang pernah terjadi di negara itu setelah hancurnya Yugoslavia.
Langkah Serbia Bergabung ke Uni Eropa Makin Mulus
LUXEMBOURG. Langkah Serbia untuk menjadi anggota Uni Eropa makin mulus. Pemerintah negara-negara anggota Uni Eropa mulai bersikap lunak setelah Serbia bersedia bekerjasama dengan pengadilan penjahat perang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menteri Luar Negeri Uni Eropa telah sepakat menggelar pertemuan di Luxembourg untuk membuat perjanjian yang dikenal dengan Kesepakatan Asosiasi dan Stabilisasi, sebuah langkah awal bagi negara yang ingin bergabung dengan Uni Eropa. Perjanjian itu antara lain berisi kesepakatan tentang perdagangan antarnegara anggota Uni Eropa. Dengan adanya kesepakatan itu, Serbia antara lain bakal mendapat tambahan akses pasar ke negara anggota Uni Eropa. "Serbia sudah siap membuat langkah lanjutan," tutur Alexander Stubb, Menteri Luar Negeri Finlandia dalam pertemuan di Luxembourg, Senin (14/6). Kesepakatan itu juga bakal membantu Serbia keluar dari isolasi, menyusul kejahatan perang yang pernah terjadi di negara itu setelah hancurnya Yugoslavia.