KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terus memperkuat komitmennya terhadap pertumbuhan berkelanjutan. Perseroan berupaya menyeimbangkan pengembangan bisnis dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Di usianya yang telah menginjak 50 tahun. Pengembang properti terintegrasi ini menegaskan komitmennya untuk memperkuat bisnis melalui pengembangan kawasan terpadu, inovasi produk, serta peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat denagn program tanggung jawab sosial. Dari sisi kinerjanya, SMRA mencatatkan pertumbuhan marketing sales pada kuartal I-2026 menjadi Rp 1,2 triliun dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 877 miliar.
Baca Juga: Summarecon Crown Gading Luncurkan Emerald Commercial, Harga Rp 1,7 Miliar Direktur Summarecon Agung Lydia Tjio mengatakan, realisasi tersebut setara 23% dari target marketing sales tahun 2026 sebesar Rp 5,2 triliun. "Pertumbuhan marketing sales tersebut menandakan permintaan terhadap produk properti Summarecon Agung masih bergerak positif di tengah kondisi pasar saat ini,” kata Lydia kepada Kontan.co.id, belum lama ini. SMRA mengantongi pendapatan neto Rp 2,23 triliun per kuartal I-2026, meningkat 6,14% secara tahunan. Segmen pengembangan properti menyumbang mayoritas, yaitu Rp 1,41 triliun, ke pendapatan di periode ini. Lalu, segmen properti investasi berkontribusi Rp 589,01 miliar dan segmen lain-lain Rp 229,42 miliar.
Aksi Sosial
Dari sisi tanggung jawab sosial, SMRA menjalankan berbagai program rangka perayaan HUT ke-50. Salah satunya menggelar Program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Bandung sebagai pelaksanaan ketiga sekaligus terakhir setelah Tangerang dan Bogor. Program ini merupakan kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Kementerian Sosial RI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, dan RS Murni Teguh Naripan Bandung. Operasi dilaksanakan pada 30 Mei 2026 di RS Murni Teguh Naripan Bandung, disertai pendampingan pascaoperasi untuk memastikan pemulihan pasien berjalan optimal. Dari 244 pendaftar yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, sebanyak 104 pasien dinyatakan layak menjalani tindakan, terdiri dari 102 pasien katarak dan 2 pasien pterigium.
Baca Juga: Begini Progres Pembangunan Summarecon Mall Makassar Menurut Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Hindarko Hasan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses kesehatan yang lebih baik. Melalui kegiatan ini, Summarecon berharap dapat membantu mengurangi risiko kebutaan yang sebenarnya dapat dicegah melalui operasi katarak. “Summarecon berharap dapat membantu pasien memperoleh kembali penglihatan yang lebih baik sehingga kualitas hidup mereka meningkat,” kata Hindarko dalam keterangannya dikutip Selasa (9/6/2026). Program operasi katarak dipilih sebagai fokus CSR karena mampu memberikan dampak besar dalam memulihkan penglihatan, meningkatkan produktivitas, serta mendukung kesejahteraan sosial dan ekonomi keluarga. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News