KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerapan prinsip keberlanjutan semakin menjadi perhatian dunia usaha. Namun, meningkatnya jumlah perusahaan yang menyampaikan laporan keberlanjutan belum tentu mencerminkan kualitas penerapan prinsip tersebut dalam kegiatan bisnis. Di tengah meningkatnya tuntutan transparansi, perusahaan dituntut tidak hanya menyampaikan komitmen keberlanjutan, tetapi juga menunjukkan bukti nyata atas dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan dari kegiatan usahanya. Manajer Pilar Keberlanjutan dan Ekonomi Bappenas, Setyo Budiantoro mengungkapkan, jumlah laporan keberlanjutan emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat hampir 70%. Namun, peningkatan tersebut justru diikuti penurunan kualitas pembuktian.
Laporan Keberlanjutan Meningkat, Dari Sisi Kualitas Malah Menurun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerapan prinsip keberlanjutan semakin menjadi perhatian dunia usaha. Namun, meningkatnya jumlah perusahaan yang menyampaikan laporan keberlanjutan belum tentu mencerminkan kualitas penerapan prinsip tersebut dalam kegiatan bisnis. Di tengah meningkatnya tuntutan transparansi, perusahaan dituntut tidak hanya menyampaikan komitmen keberlanjutan, tetapi juga menunjukkan bukti nyata atas dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan dari kegiatan usahanya. Manajer Pilar Keberlanjutan dan Ekonomi Bappenas, Setyo Budiantoro mengungkapkan, jumlah laporan keberlanjutan emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat hampir 70%. Namun, peningkatan tersebut justru diikuti penurunan kualitas pembuktian.
TAG: