Larry Page Ikuti Jejak Jeff Bezos, Borong Properti di Miami demi Efisiensi Pajak



KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Salah satu pendiri Google sekaligus miliarder teknologi Larry Page diam-diam mengikuti langkah Jeff Bezos dengan memindahkan pusat aktivitas pribadinya dari California ke Florida. 

Page menggelontorkan sekitar US$ 173 juta atau setara Rp 2,7 triliun untuk membeli dua rumah mewah di kawasan elite Coconut Grove, Miami, langkah yang berpotensi menghemat pajak dalam jumlah besar.

Mengutip laporan The Wall Street Journal, Page membeli dua properti bertetangga pada akhir Desember hingga awal Januari. Rumah pertama dibeli seharga sekitar US$101,5 juta, sementara rumah kedua diperoleh melalui transaksi di luar pasar senilai US$71,9 juta. 


Salah satu hunian tersebut memiliki 13 kamar tidur dan 15 kamar mandi serta menghadap langsung ke laut.

Baca Juga: Jeff Bezos Pindah Rumah: Washington Kehilangan Pajak Rp16,74 Triliun

Properti kedua sebelumnya dimiliki oleh pewaris konglomerat, Sloan Lindemann Barnett, dan nilainya hampir dua kali lipat dalam waktu kurang dari lima tahun. Akuisisi ini menempatkan Page di salah satu kawasan paling eksklusif di Miami yang dikenal menawarkan privasi, akses laut, dan gaya hidup mewah.

Agen properti setempat menyebut langkah Page mencerminkan tren meningkatnya minat warga superkaya asal California terhadap Florida Selatan. 

Selain sebagai hunian prestisius, pembelian properti tersebut juga menjadi strategi efisiensi pajak, terutama di tengah wacana pengetatan pajak kekayaan di California.

Putus Hubungan dengan California

Di balik transaksi properti tersebut, Page disebut tengah secara sistematis memutus keterikatan finansial dan hukum dengan California. 

Business Insider melaporkan, Page telah memindahkan family office serta sejumlah entitas investasi dan perusahaan cangkang ke luar negara bagian tersebut, termasuk mendaftarkan ulang beberapa entitas di Delaware dan Florida.

The New York Times sebelumnya melaporkan Page mempertimbangkan Florida menyusul rencana pemungutan suara di California terkait usulan pajak kekayaan 5% per tahun atas aset global miliarder dengan kekayaan di atas US$ 1 miliar. 

Baca Juga: Simak 6 Tips Terbaik Membangun Kekayaan dari Jeff Bezos

Jika aturan itu berlaku mulai 1 Januari 2026, analis memperkirakan Page yang kerap masuk jajaran orang terkaya dunia bisa terbebani pajak lebih dari US$ 10 miliar.

Usulan tersebut memicu perdebatan sengit. Sejumlah eksekutif teknologi memperingatkan pajak agresif dapat mendorong hengkangnya para pendiri perusahaan besar dari California. 

Di sisi lain, pendukung kebijakan menilai pajak kekayaan diperlukan untuk mendanai layanan publik seperti kesehatan dan pendidikan.