Latih Stamina dan Kedisiplinan, Calon Petugas Haji Lakukan Kegiatan Jalan Santai 5 Km



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak mengikuti Fun Walk sejauh 5 kilometer (km) bersama dengan calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M, di Asrama Haji Pondok Gede.

Tujuan Fun Walk ini untuk meningkatkan stamina dan menumbuhkan kebersamaan antar peserta.  Meski diiringi rintik hujan, para peserta tetap antusias menjalani jalan jauh tersebut. jalan kaki dimulai dengan pemanasan pada pukul 06.00 WIB.

Dahnil menyebut, memang pelatihan PPIH tahun ini, atau di bawah naungan Kemenhaj untuk pertama kalinya tersebut, bernuansa semi-militer atau bernuansa militerisme. Namun, setelah para peserta mengikuti pelatihan selama satu minggu, pandangan tersebut mulai berubah.


Baca Juga: Premi Asuransi Haji 2026 Naik Lima Kali Lipat, Jemaah Tak Perlu Bayar Lebih

"Yang Anda temukan itu adalah kegembiraan. Betul tidak? Yang Anda temukan adalah kekompakan. Betul tidak? Yang Anda temukan adalah kedisiplinan,” tutur Dahnil dalam sambutannya saat Apel pagi, Sabtu (17/1/2025).

Ia menjelaskan bahwa yang dimaksud dalam pelatihan semi militer tersebut adalah penanaman nilai-nilai kebaikan yang bersifat alami. Ia mencontohkan, saat kegiatan lari, dirinya semula berniat menempuh jarak 5 km, namun para pelatih dari unsur militer mengingatkannya bahwa kemampuan fisik setiap peserta tidaklah sama.

Karena itu, diperbolehkan bagi peserta yang kuat untuk berlari, sementara yang lain cukup berjalan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan sisi humanisme para fasilitator yang sangat luar biasa.

Dahnil juga menyampaikan adanya stigma buruk di masyarakat yang menganggap pelatihan semi-militer bersifat menakutkan dan tidak humanis. Menurutnya, anggapan tersebut keliru, karena sebagai bangsa yang kuat, kekuatan itu justru harus dijaga.

Baca Juga: PPIH 2026: 6 Calon Petugas Haji Dipulangkan Paksa, Ini Alasannya

Ia kemudian menegaskan bahwa mulai minggu kedua, minggu ketiga, hingga para peserta selesai mengikuti pelatihan dan selesai mengikuti pelatihan di  Arama Haji, ia berharap seluruh peserta mampu membangun habitus baru, yakni kebiasaan dan akhlak yang lebih baik. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan yang terus diulang akan membentuk kedisiplinan.

“Karena satu kebiasaan itu harus terus diulangi dan kemudian dia menjadi kedisiplinan. Hari ini saya berbasan supaya petugas haji mulailah mendisiplinkan diri. Perubahan besar, perbaikan penyelenggaraan haji itu bisa dimulai dari perubahan pribadi para petugasnya,” tandasnya.

Selanjutnya: 17 Januari Hari Popeye: Warisan Budaya Pop yang Masih Kita Rasakan

Menarik Dibaca: Jenuh Hidup? Tonton 6 Film Petualangan Ini, Kisah Pelarian Penuh Makna

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: