Lautan Luas (LTLS) Siapkan Capex hingga Rp 250 Miliar, Akan Dipakai Apa Saja?



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten distribusi bahan kimia PT Lautan Luas Tbk (LTLS) siapkan alokasi belanja modal atau capex sebesar Rp 200 miliar hingga Rp 250 miliar di sepanjang 2022. 

Investor Relations Lautan Luas Eurike Hadijaya alokasi capex tersebut mayoritas bersumber dari pendapatan perusahaan. Adapun penggunaannya akan difokuskan untuk mendukung produksi di segmen manufaktur. 

“Capex akan difokuskan kepada segmen manufaktur, untuk mendukung produksi yang lebih baik dan efisien. Kemudian juga dialokasikan untuk penambahan truk atau gudang guna mendukung kegiatan operasional perusahaan,” kata dia kepada Kontan.co.id, Selasa (5/4). 


Dia menambahkan, di sepanjang tahun ini perseroan akan tetap berfokus pada industri-industri utama seperti makanan dan minuman, pengelolaan air, dan personal homecare. “LTLS berupaya untuk memperbarui teknologi, melakukan pengembangan produk dan pengembangan pasar," tambahnya. 

Baca Juga: Pelita Samudera (PSSI) Membidik Pertumbuhan Laba 10% Tahun Ini

Adapun, soal rencana ekspansi tahun ini, perseroan masih akan melanjutkan pengembangan pasar eksisting yang sudah ada sebelumnya. Hal ini termasuk untuk penyediaan bahan-bahan dan produk kimia untuk pabrikan yang bergerak di industri makanan dan minuman, personal homecare dan water treatment

Sementara di sisi strategi bisnis, perseroan berupaya untuk melakukan pembaharuan teknologi, melakukan pengembangan produk, dan pengembangan pasar. 

“Selain itu, kami juga lakukan peremajaan salah satu unit manufaktur yang memproduksi bahan kimia untuk deterjen dan keramik yang sudah mulai beroperasi di awal 2022, dimana hal ini akan meningkatkan kualitas produk dan efisiensi dalam hal operasional,” jelas dia. 

Di tambah lagi, LTLS juga optimis untuk peningkatan yang akan terjadi pada perekonomian Indonesia di tahun 2022, dimana kasus Covid-19 semakin mengalami penurunan. Selain itu pendistribusian vaksin yang semakin baik, dan adanya booster vaksin.

Baca Juga: Intiland Development (DILD) Siapkan Capex Rp1 Triliun Tahun Ini

“Hal-hal tersebut dapat mendukung Perseroan dalam melanjutkan momentum pertumbuhan dan kinerja perseroan,” tuturnya. 

Dengan rencana ekspansi dan strategi yang disiapkan, perseroan pun optimis dapat meraih target pertumbuhan pendapatan sekitar 10% di tahun 2022.  Adapun, proyeksi bottom line di proyeksikan juga akan tumbuh stabil di kisaran 3% sampai 4% di tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi