Lautan Luas Yakin Bisa Teruskan Performa Keuangan Positif Sampai Akhir Tahun Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lautan Luas Tbk (LTLS), perusahaan manufaktur dan distribusi bahan kimia khusus dan dasar terintegrasi, optimistis bisa melanjutkan tren positif kinerjanya sampai akhir tahun nanti.

Sebagai informasi, pendapatan LTLS per kuartal III-2022 tumbuh 27,06% year on year (YoY) menjadi Rp 6,01 triliun. Di saat yang sama, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk LTLS melonjak 88,68% (YoY) menjadi Rp 261 miliar.

Investor Relation Lautan Luas Eurike Hadijaya menyampaikan, seiring membaiknya perekonomian Indonesia dan capaian kinerja perusahaan sampai saat ini, pihaknya tetap memproyeksikan pendapatan LTLS di tahun 2022 dapat tumbuh 15% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih LTLS juga diharapkan mampu tumbuh sejalan dengan tren positif pendapatan perusahaan.


Baca Juga: Pendapatan Lautan Luas (LTLS) Tumbuh 27,06% YoY Per Kuartal III-2022

LTLS masih berfokus pada pengembangan pasar untuk produk-produk eksisting, seperti penyediaan ingredients atau bahan pembuatan dan produk kimia untuk pabrikan yang bergerak di sektor makanan dan minuman, personal homecare, dan water treatment.

Selain itu, LTLS juga masih fokus pada pengembangan segmen manufaktur dengan mempertahankan tingkat utilitas yang ideal pada beberapa unit usaha manufaktur. “Kami juga meningkatkan utilisasi pada unit usaha yang memproduksi bahan kimia untuk deterjen dan keramik,” kata Eurike, Kamis (27/10).

Lantas, capital expenditure (capex) atau belanja modal LTLS pada tahun ini cukup banyak terserap untuk pengembangan bisnis di segmen manufaktur. LTLS sendiri menyediakan capex mencapai hampir Rp 200 miliar pada tahun 2022, yang mana hingga paruh pertama tahun ini sudah terealisasi sekitar 70%.

 
LTLS Chart by TradingView

Terkait target kinerja LTLS di tahun 2023 mendatang, Eurike bilang pihaknya masih melakukan pembahasan secara internal. Sebab, LTLS masih perlu mengkaji lebih dalam dan mempertimbangkan banyak hal untuk menentukan strategi bisnis di tahun depan. Apalagi, kondisi ekonomi global di tahun depan diliputi ketidakpastian.

“Agenda pengembangan bisnis di masa mendatang tetap akan berfokus pada produk-produk terkait industri food and beverage dan water treatment,” tandas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .