Layanan online reksadana kian ramai



JAKARTA. Kemudahan transaksi reksadana online memacu minat investor berinvestasi. Sejumlah layanan atau platform reksadana online mencatatkan pertumbuhan jumlah investor.

Salah satunya platform IPOT Fund milik PT Indo Premier Securities yang mencatat jumlah investor 12.000 atau naik dibandingkan pertengahan tahun lalu yang 6.000 investor.

"Jumlah investor saat ini cukup besar sekitar 12.000 dibandingkan total investor ritel yang berjumlah 55.000," ujar Chief Marketing Officer Indopremier Securities Herry Oarto, Jakarta, Kamis (4/2).


Herry mengatakan transaksi reksadana per hari mencapai Rp 2,1 miliar dengan rata-rata 200 per hari. Dia mengakui nilai tersebut masih kecil dibandingkan transaksi saham online per hari yang mencapai Rp 210 miliar.

"Saham sangat besar karena dalam satu hari investor bisa berkali-kali melakukan transaksi," ujar dia.

PT Bahana TCW Investment Management yang mengusung fasilitas reksadana SINAR kini memiliki 1.800 investor. Direktur Bahana TCW Investment Management Soni Wibowo mengatakan tahun ini menargetkan total investor SINAR mencapai 4.000 investor.

"Nilai transaksi harian kami masih kecil sekitar puluhan juta rupiah," ujar Soni.

Porsi transaksi online juga masih kecil sekitar 2% dari total dana kelolaan perusahaan saat ini yang sekitar Rp 31,5 triliun. Menurut dia, platform tersebut didominasi oleh transaksi reksadana pasar uang dan pendapatan tetap,

"Alasannya karena penjualan SINAR kami arahkan untuk subtitusi deposito sehingga kami mengejar short term investor kurang dari tiga tahun," tutur Soni.

Luncurkan IPOTGO

Guna memudahkan investor, Indo Premier Securities meluncurkan produk IPOTGO. Direktur Indo Premier Securities Moleonoto mengatakan IPOTGO merupakan portal investasi online terintegrasi yang menggabungkan IPOTFund, transaksi perdagangan saham online serta fitur keuangan online IPOT news.

"Sehingga investor dapat berinvestasi di saham, reksaadana dan ETF (exchange traded fund) dalam satu akun dengan mudah dan cepat," tutur dia.

Selain itu, fasilitas ini juga menawarkan fitur investasi berkala di saham, reksadana dan ETF secara otomatis. Juga penempatan otomatis atas dana idle yang ada pada rekening bank ke dalam reksadana pasar uang untuk mendapatkan imbal hasil setara deposito.

"Fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan minimal dana idle di rekening Rp 100.000," ujar Herry.

Di samping itu juga bisa melakukan pengalihan atau switching reksadana dan saham di hari yang sama. IPOT GO juga menawarkan Auti Trading Machine atau sistem yang memungkinkan pengguna untuk memasukkan order pembelian atau penjualan saham secara otomatis berdasarkan kondisi yang diinginkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie