Layanan Syariah Maybank Indonesia Tumbuh Double Digit, Bidik Profesional Muda



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Minat nasabah terhadap layanan syariah wealth management di Maybank Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif sejak diluncurkan pada akhir 2023.

Director of Sharia Banking Maybank Indonesia Romy H. Buchari menjelaskan, syariah wealth management merupakan layanan pengelolaan kekayaan yang tidak hanya menitikberatkan aspek finansial, tetapi juga spiritual dan sosial.

"Syariah wealth management adalah suatu journey yang kita bersama-sama dengan nasabah membantu dalam tahapan-tahapan kehidupan nasabah," katanya kepada KONTAN, Kamis (26/2).


"Jadi tidak hanya dari sisi finansial, membesarkan sisi finansial, tetapi bagaimana aset yang sudah ada juga bisa bermanfaat untuk sesama," ujar dia.  

Ia menyebutkan, respons pasar cukup baik. Secara indikatif, pertumbuhan bisnis syariah wealth management Maybank tercatat double digit sejak 2023 hingga tahun lalu.

Baca Juga: Maybank Indonesia Bidik Kredit Tumbuh 9%-10% di Tahun 2026

"Sejak kami luncurkan di akhir 2023, penerimaannya cukup bagus. Banyak nasabah melihat ini sesuatu yang berbeda karena elemen-elemen di luar financial juga kita tambahkan," ungkap Romy.

Dari sisi segmen, Maybank membidik emerging affluent seperti profesional muda, pengusaha yang tengah membangun usaha, serta keluarga muda. Selain itu, nasabah mapan atau established affluent juga menjadi target.

"Yang kami targetkan adalah profesional muda dan keluarga muda yang sedang membangun karier dan kekayaannya. Selain itu, juga nasabah yang sudah cukup mapan," jelasnya.

Romy menegaskan, pembeda utama dengan wealth management lain terletak pada pendekatan berbasis tahapan hidup (life stages). Selain perencanaan investasi jangka pendek, menengah, dan panjang, layanan ini juga mencakup perencanaan wasiat dan wakaf.

"Kami tidak hanya bicara bagaimana meng-grow asetnya, tetapi juga bagaimana kalau suatu hal terjadi, asetnya tetap bisa bermanfaat untuk keluarganya dan transisinya smooth dan berkelanjutan," ujarnya.

Baca Juga: Laba Maybank Indonesia (BNII) Melonjak 48,5%, Capai Rp 1,66 Triliun pada 2025

Ia menambahkan, aspek distribusi seperti wakaf menjadi nilai tambah.

"Misalnya, kami memberikan wakaf, reward-nya akan jalan terus walaupun yang bersangkutan sudah tidak ada. Ini perbedaannya dengan wealth management yang lainnya," katanya.

Secara kinerja, unit syariah Maybank juga mencatat pertumbuhan signifikan. Per Desember 2024, aset syariah Maybank Indonesia mencapai Rp 44 triliun atau sekitar 25% dari total aset konsolidasi.

"Profitability Maybank Indonesia naik 39% secara tahunan. Dari sisi syariah, profitability-nya naik dua kali lipat," ungkap Romy.

Dia mengklaim, porsi 25% tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di industri, di tengah pangsa aset perbankan syariah nasional yang masih berada di kisaran satu digit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News