KONTAN.CO.ID - Meski belum berdiri genap satu tahun, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) yang didirikan pada 1 Februari 2021 telah berhasil masuk ke dalam 10 bank terbesar di Indonesia. Hingga kuartal III 2021, BSI ada di posisi ketujuh bank terbesar di Indonesia dari sisi aset, serta peringkat kelima sebagai bank terbesar dalam penghimpunan tabungan. Hal tersebut bisa terjadi berkat kecakapan Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam memimpin BSI. Kemampuannya dalam memimpin BSI terbukti dengan diterimanya sejumlah penghargaan oleh Hery, antara lain penghargaan Infobank Bankers Of The Year 2021 dan Banker of The Year di ajang CNBC Indonesia Awards 2021. “Alhamdulillah atas semua pencapaian positif ini. Penghargaan yang kami terima akan menjadi bahan bakar semangat BSI untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh nasabah dan stakeholder, tentunya dalam koridor syariah, sehingga peran sentral kami bisa dirasakan khususnya oleh seluruh bangsa Indonesia. Dan kami pun dapat menjadi pemain utama di industri keuangan syariah global,” ujar Hery yang menyandang gelar Doktor (S3) Manajemen Bisnis dari Universitas Padjajaran.
Leadership Kuat DiBalik BSI Untuk Wujudkan Cita Menjadi Pusat Keuangan Syariah Dunia
KONTAN.CO.ID - Meski belum berdiri genap satu tahun, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) yang didirikan pada 1 Februari 2021 telah berhasil masuk ke dalam 10 bank terbesar di Indonesia. Hingga kuartal III 2021, BSI ada di posisi ketujuh bank terbesar di Indonesia dari sisi aset, serta peringkat kelima sebagai bank terbesar dalam penghimpunan tabungan. Hal tersebut bisa terjadi berkat kecakapan Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam memimpin BSI. Kemampuannya dalam memimpin BSI terbukti dengan diterimanya sejumlah penghargaan oleh Hery, antara lain penghargaan Infobank Bankers Of The Year 2021 dan Banker of The Year di ajang CNBC Indonesia Awards 2021. “Alhamdulillah atas semua pencapaian positif ini. Penghargaan yang kami terima akan menjadi bahan bakar semangat BSI untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh nasabah dan stakeholder, tentunya dalam koridor syariah, sehingga peran sentral kami bisa dirasakan khususnya oleh seluruh bangsa Indonesia. Dan kami pun dapat menjadi pemain utama di industri keuangan syariah global,” ujar Hery yang menyandang gelar Doktor (S3) Manajemen Bisnis dari Universitas Padjajaran.