KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saat ini, pembelian tiket ferry sudah dilakukan secara online. Lebaran tahun ini, PT ASDP Indonesia Ferry menargetkan seluruh pengguna kapal Ferry sudah memiliki tiket sebelum menyebrang. Pasalnya, pada lebaran tahun lalu, masih ada pengguna Ferry yang ingin menyeberang tetapi belum membeli tiket lebih dulu. "Tahun lalu hampir 97% yang membeli tiket. Harapannya tahun ini sudah 100% memiliki tiket," ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Shelvy Arifin, Senin (25/3). Shelvy menerangkan, jumlah pengguna yang membeli tiket secara online peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.
Sistem pembelian tiket secara online sudah diterapkan sejak 2020. Namun, hingga 2022, pengguna yang sudah membeli tiket belum signifikan. Ini lantaran pandemi, dan pencabutan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) baru dilakukan di 2022. Menurut Shelvy, peningkatan pembelian tiket secara online di 2023 akibat sosialisasi yang terus dilakukan. Adapun, orang-orang yang belum memiliki tiket tahun lalu biasanya diarahkan untuk membeli tiket di buffer zone. Saat itu, dilakukan pengaturan penundaan perjalanan (delaying system) di beberapa titik, di mana setiap kendaraan diperiksa apakah sudah memiliki tiket ata tidak. Lebih lanjut, Shelvy pun mengatakan bahwa pengguna Ferry sudah bisa membeli tiket secara online 60 hari sebelum keberangkatan.