JAKARTA. Agustus, digadang-gadang bisa menaikkan jumlah pembiayaan multifinance karena bertepatan dengan Lebaran, permintaan kredit justru tumbuh paling tipis. Sejak memasuki Juni hingga Agustus, rata-rata pertumbuhan dalam 3 bulan ini hanya di bawah 2%. Puncak perlambatan terjadi pada Agustus yang hanya tumbuh 1,3% dibandingkan Juli. Nominalnya adalah dari Rp 290,1 triliun menjadi Rp 294,02 triliun. “Lebaran ternyata tidak mendongkrak nilai pembiayaan multifinance. Hal ini karena aturan down payment (DP) baru saja berlaku pada Juli, serta waktu kerja yang terbilang pendek,” jelas Wiwie Kurnia, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) kepada KONTAN, Rabu (10/10).
Lebaran, pembiayaan multifinance mengecewakan
JAKARTA. Agustus, digadang-gadang bisa menaikkan jumlah pembiayaan multifinance karena bertepatan dengan Lebaran, permintaan kredit justru tumbuh paling tipis. Sejak memasuki Juni hingga Agustus, rata-rata pertumbuhan dalam 3 bulan ini hanya di bawah 2%. Puncak perlambatan terjadi pada Agustus yang hanya tumbuh 1,3% dibandingkan Juli. Nominalnya adalah dari Rp 290,1 triliun menjadi Rp 294,02 triliun. “Lebaran ternyata tidak mendongkrak nilai pembiayaan multifinance. Hal ini karena aturan down payment (DP) baru saja berlaku pada Juli, serta waktu kerja yang terbilang pendek,” jelas Wiwie Kurnia, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) kepada KONTAN, Rabu (10/10).