JAKARTA. PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP), pengelola restoran cepat saja California Fried Chicken (CFC) terus mencari strategi jitu untuk meningkatkan kinerja tahun ini. Maklum, kinerja keuangan perusahaan ini turun seiring daya beli masyarakat yang menyusut. Lihat saja kinerja akhir tahun lalu, pendapatan PTSP turun 3,6% dari Rp 390,6 miliar pada 2013 menjadi Rp 376,6 miliar di akhir 2014. Kondisi tak jauh beda juga terjadi di kuartal I-2015. Pendapatan perusahaan ini turun 13,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp 91,9 miliar menjadi Rp 79,2 miliar. Laba tahun berjalan juga turun 0,6% menjadi Rp 1,27 miliar dari kuartal I 2014 sebesar Rp 1,28 miliar. Berkaca dari kinerja yang turun itu, Pioneerindo menerapkan strategi berbeda. Salah satunya membuka gerai yang lebih kecil yang disebut satelit. Direktur keuangan CFC, Kristanto Cendra bilang, dengan konsep satelit ini, Pioneerindo menghemat biaya investasi dan lebih produktif.
Lebih renyah, CFC kejar gerai mungil
JAKARTA. PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP), pengelola restoran cepat saja California Fried Chicken (CFC) terus mencari strategi jitu untuk meningkatkan kinerja tahun ini. Maklum, kinerja keuangan perusahaan ini turun seiring daya beli masyarakat yang menyusut. Lihat saja kinerja akhir tahun lalu, pendapatan PTSP turun 3,6% dari Rp 390,6 miliar pada 2013 menjadi Rp 376,6 miliar di akhir 2014. Kondisi tak jauh beda juga terjadi di kuartal I-2015. Pendapatan perusahaan ini turun 13,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp 91,9 miliar menjadi Rp 79,2 miliar. Laba tahun berjalan juga turun 0,6% menjadi Rp 1,27 miliar dari kuartal I 2014 sebesar Rp 1,28 miliar. Berkaca dari kinerja yang turun itu, Pioneerindo menerapkan strategi berbeda. Salah satunya membuka gerai yang lebih kecil yang disebut satelit. Direktur keuangan CFC, Kristanto Cendra bilang, dengan konsep satelit ini, Pioneerindo menghemat biaya investasi dan lebih produktif.