Ledakan di jalur suplai kimia BASF, dua tewas



LUDWIGSHAFEN. Jalur suplai yang menghubungkan pelabuhan dengan depot tangki di Ludwigshafen, Jerman milik BASF meledak, kemarin (17/10). Api yang muncul dari ledakan menghasilkan gumpalan asap hingga berjam-jam. 

Ini membuat manajemen mengimbau warga sekitar untuk sementara mengungsi atau menutup jendela dan pintu rapat-rapat agar asap tidak mengganggu warga. Setidaknya dua orang tewas dan enam orang terluka parah dalam kecelakaan ini. 

Manajemen perusahaan kimia terbesar dunia ini mengaku belum mengetahui secara jelas penyebab ledakan. "Ledakan ini menyebabkan 14 fasilitas produksi tidak berjalan, termasuk unit-unit raksasa untuk memproduksi komponen kimia. Ini untuk alasan keamanan karena pasokan bahan baku terganggu akibat ledakan tersebut," ujar Uwe Liebelt, Kepala Situs BASF di Ludwigshafen. 


Situs Ludwigshafen berlokasi sekitar 80 km dari selatan Frankfurt. Wilayah produksi ini merupakan kompleks pembuatan kimia terbesar di dunia dengan mempekerjakan 39.000 orang. 

Lokasi tempat ledakan adalah terminal untuk cairan yang mudah terbakar seperti nafta dan metanol. Berita ledakan tersebut terjadi kurang dari dua jam setelah BASF menyatakan ada empat orang karyawan terluka akibat ledakan gas di fasilitas pembuatan aditif untuk plastik di daerah Lampertheim.      

Editor: Rizki Caturini