KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan adopsi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI), cloud computing dan internet of things (IoT) mendorong industri data center memasuki fase transformasi semakin strategis. Fungsi data center kini telah berkembang. Tidak lagi sekadar tempat penyimpanan data, tetapi menjadi fondasi utama ekonomi digital global yang menopang operasional bisnis real-time, komputasi AI, hingga konektivitas miliaran perangkat pintar. Perubahan tersebut berlangsung seiring meningkatnya kebutuhan kapasitas komputasi, efisiensi energi, dan keandalan sistem. Tren ini dipicu oleh proyeksi sekitar 50 miliar perangkat IoT yang akan saling terhubung pada tahun 2030, serta perkembangan agentic AI yang diperkirakan mampu menangani hingga 80% interaksi layanan pelanggan secara otomatis pada 2029.
Ledakan Kecerdasan Buatan dan IoT Mendorong Industri Data Center Masuki Era Baru
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan adopsi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI), cloud computing dan internet of things (IoT) mendorong industri data center memasuki fase transformasi semakin strategis. Fungsi data center kini telah berkembang. Tidak lagi sekadar tempat penyimpanan data, tetapi menjadi fondasi utama ekonomi digital global yang menopang operasional bisnis real-time, komputasi AI, hingga konektivitas miliaran perangkat pintar. Perubahan tersebut berlangsung seiring meningkatnya kebutuhan kapasitas komputasi, efisiensi energi, dan keandalan sistem. Tren ini dipicu oleh proyeksi sekitar 50 miliar perangkat IoT yang akan saling terhubung pada tahun 2030, serta perkembangan agentic AI yang diperkirakan mampu menangani hingga 80% interaksi layanan pelanggan secara otomatis pada 2029.