JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali gagal melelang saham BEI yang dulunya milik PT United Asia Securities dan PT Patalian Water Securindo. Lelang kemarin (1/12) kembali gagal mendapatkan pemenang. Penyebabnya, tiga perusahaan sekuritas non-anggota bursa yang ikut lelang, yaitu PT Monex Securities, PT Peak Securities dan PT Evio Securities, urung mengajukan penawaran terhadap harga pembukaan yang diajukan BEI.BEI memasang harga pembukaan sebesar Rp 5 miliar untuk satu kursi anggota bursa. Ini tidak berbeda dengan harga pembukaan lelang yang mereka ajukan pada saat lelang pertama bulan November lalu.Namun tetap saja tidak ada peserta lelang yang berani untuk mengajukan penawaran dalam lelang kali ini. "Sebenarnya kalau mereka serius ikut lelang, mereka seharusnya berani melakukan penawaran," tandas Guntur Pasaribu, Direktur Perdagangan Fixed Income, Keanggotaan dan Partisipan Bursa Efek Indonesia, kemarin (1/12).
Lelang Saham Anggota Bursa Kembali Gagal
JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali gagal melelang saham BEI yang dulunya milik PT United Asia Securities dan PT Patalian Water Securindo. Lelang kemarin (1/12) kembali gagal mendapatkan pemenang. Penyebabnya, tiga perusahaan sekuritas non-anggota bursa yang ikut lelang, yaitu PT Monex Securities, PT Peak Securities dan PT Evio Securities, urung mengajukan penawaran terhadap harga pembukaan yang diajukan BEI.BEI memasang harga pembukaan sebesar Rp 5 miliar untuk satu kursi anggota bursa. Ini tidak berbeda dengan harga pembukaan lelang yang mereka ajukan pada saat lelang pertama bulan November lalu.Namun tetap saja tidak ada peserta lelang yang berani untuk mengajukan penawaran dalam lelang kali ini. "Sebenarnya kalau mereka serius ikut lelang, mereka seharusnya berani melakukan penawaran," tandas Guntur Pasaribu, Direktur Perdagangan Fixed Income, Keanggotaan dan Partisipan Bursa Efek Indonesia, kemarin (1/12).