Lelang SBI Hanya Raup Rp 36 T



JAKARTA. Hasil lelang Sertifikat Bank Indonesia, Rabu (14/1) kemarin, di bawah target. Dari target penyerapan sebesar Rp 46,6 triliun, likuiditas yang tersedot melalui empat jenis SBI kemarin hanya sebesar Rp 36,19 triliun. Melalui SBI berjangka waktu 28 hari, BI menyerap dana sebesar Rp 21,9 triliun. Angka yang diterima ini lebih kecil daripada penawaran yang masuk, yaitu Rp 39,9 triliun. BI memberikan imbal hasil rata-rata tertimbang sebesar 10,23% untuk SBI berjangka sebulan itu. Adapun SBI berjangka tiga bulan alias 91 hari berhasil menyedot likuiditas sebesar Rp 4,57 triliun. Peserta lelang yang terdiri dari bank dan non-bank menawarkan dana sebesar Rp 6,43 triliun. BI memberikan bunga sebesar 10,48523% untuk SBI ini. Peminat SBI enam bulan juga lumayan banyak. Tapi BI cuma mengambil Rp 7,6 triliun dari penawaran pasar yang mencapai Rp 10,5 triliun. Kebanyakan pemilik dana meminta imbal hasil berkisar di atas 11,3%. BI menyanggupi bunga sebesar 11,14%. Seperti biasa, BI juga melelang Surat Berharga Wadiah alias SBI Syariah. BI mengambil semua penawaran yang masuk yakni sebesar Rp 1,64 triliun. Adapun bagi hasil yang diberikan sebesar 10,22983%. Dalam perkiraan BI, pada tanggal 14 Januari lalu, terjadi kelebihan likuiditas di pasar sebesar Rp 41,8 triliun pada pagi hari. Pada Kamis (15/1), pasar kembali kelebihan likuiditas dalam jumlah yang jauh lebih besar, yakni Rp 87,36 triliun di pagi hari, dan sebesar Rp 87,58 triliun di sore hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News