KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada hari ini, Selasa (9/2). Lelang SBSN kali ini memiliki jumlah penawaran yang masuk mencapai Rp 26,11 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan lelang SBSN sebelumnya (26/1) yang mencapai Rp 23,24 triliun. Dari penawaran yang masuk, pemerintah hanya menyerap sebanyak Rp 12 triliun. Associate Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto mengungkapkan, nilai penawaran yang masuk merupakan nilai yang cukup ideal dan fair dengan kondisi saat ini. Menurutnya, pada akhir pekan kemarin yield memang sempat ada penguatan sehingga permintaan pun ikut terdorong naik.
Lelang SBSN raih penawaran Rp 26,11 triliun, sesuai dengan kondisi pasar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada hari ini, Selasa (9/2). Lelang SBSN kali ini memiliki jumlah penawaran yang masuk mencapai Rp 26,11 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan lelang SBSN sebelumnya (26/1) yang mencapai Rp 23,24 triliun. Dari penawaran yang masuk, pemerintah hanya menyerap sebanyak Rp 12 triliun. Associate Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto mengungkapkan, nilai penawaran yang masuk merupakan nilai yang cukup ideal dan fair dengan kondisi saat ini. Menurutnya, pada akhir pekan kemarin yield memang sempat ada penguatan sehingga permintaan pun ikut terdorong naik.