KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin ramai. Lepas Indonesia resmi menetapkan harga Lepas L8 sebesar Rp 589 juta
on the road (OTR) Jakarta, setelah hampir setahun sejak SUV plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) tersebut pertama kali diperkenalkan di Indonesia. Harga resmi tersebut sama dengan harga
pre-booking yang sebelumnya diumumkan pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. "Pada hari ini kami resmi umumkan harga Lepas L8. Banderol SUV ini ada di angka Rp 589 juta (OTR Jakarta)," kata Vice Country Director Lepas Indonesia Temmy Wiradjaja dalam peluncuran harga Lepas L8 di Jakarta, Minggu (26/7/2026).
Baca Juga: Pengusaha Jalan Tol Minta Kepastian Penyesuaian Tarif untuk Jaga Arus Kas Lepas L8 pertama kali diperkenalkan kepada publik Indonesia dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Ketika itu, unit yang dipamerkan masih menggunakan konfigurasi setir kiri. Lepas kemudian membawa versi setir kanan pada GJAW November 2025 sekaligus membuka pemesanan awal dengan harga indikatif Rp 589 juta. Hampir setahun setelah perkenalan perdananya, harga tersebut akhirnya ditetapkan sebagai banderol resmi. Lepas memosisikan L8 di segmen SUV PHEV premium. Model ini akan berhadapan dengan sejumlah kendaraan elektrifikasi yang telah lebih dahulu dipasarkan, seperti Jaecoo J7 CHS, Chery Tiggo 8 CSH, DFSK E5 Plus hingga Jetour T1 i-DM. Dari sisi harga, Lepas L8 berada di atas beberapa pesaingnya. Jaecoo J7 CHS misalnya, dipasarkan mulai Rp 509,9 juta. Sementara Chery Tiggo 8 CSH ditawarkan mulai Rp 449,9 juta untuk varian Comfort hingga Rp 569,9 juta untuk varian AWD. Lepas merupakan
sub-brand premium di bawah Chery Group. Untuk L8, perusahaan menggunakan LEX Platform yang dikembangkan khusus dan belum digunakan oleh model lain di dalam grup tersebut. President Director Chery Indonesia Zheng Shuo mengatakan, penggunaan platform tersendiri menjadi salah satu faktor yang membuat L8 ditempatkan pada rentang harga lebih tinggi. "Harga yang disertakan memang lebih tinggi karena menggunakan platform tersendiri yang khusus dikembangkan untuk Lepas. Platform ini memberikan karakter
handling yang berbeda dibanding model kami lainnya," jelas Zheng. Baca Juga: Sunindo (SUNI) Menang Tender dari Pertamina dengan Nilai Kontrak Rp 43,73 Miliar LEX Platform dikembangkan dengan fokus pada stabilitas, ruang kabin, tingkat kesenyapan, serta efisiensi energi. Platform tersebut menggunakan
globally tuned chassis dan suspensi independen untuk menunjang stabilitas kendaraan. Lepas L8 juga telah dirakit secara
completely knocked down (CKD) di Indonesia. Dari sisi spesifikasi, L8 menggunakan mesin bensin 1.500 cc turbo yang dikombinasikan dengan motor listrik dan baterai berkapasitas 18,3 kWh.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga 274 hp dengan torsi maksimum 365 Nm. Lepas mengklaim L8 dapat menempuh jarak hingga 1.300 kilometer ketika tangki bahan bakar dan baterai dalam kondisi penuh. Untuk menunjang kenyamanan, L8 dilengkapi
panoramic roof, jok semi-bucket berlapis kulit berpori, serta ruang bagasi berkapasitas hingga 507 liter. Dengan banderol Rp 589 juta, Lepas L8 menambah pilihan konsumen di pasar SUV PHEV nasional yang semakin kompetitif seiring bertambahnya model elektrifikasi yang masuk ke Indonesia. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News