Lewat Fast Trex Xpora, BNI Bidik Lebih Banyak UKM Naik Kelas Jadi Eksportir



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperkuat dukungannya terhadap pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar mampu menembus pasar internasional melalui layanan Fast Trex Xpora.

Layanan tersebut menghadirkan solusi pembiayaan dan layanan terintegrasi guna mendorong UKM naik kelas menjadi eksportir.

Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal mengatakan, inovasi ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperluas basis eksportir nasional.


Baca Juga: KB Bank Kucurkan Kredit Rp 80 Miliar ke Anak Usaha NWP Property

“Melalui Fast Trex Xpora, BNI memberikan akses pembiayaan yang mudah dan terintegrasi bagi pelaku usaha yang ingin memperluas pasar hingga ke luar negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (7/5/2026).

Layanan Fast Trex Xpora dapat diakses melalui kantor cabang BNI terdekat. Melalui fitur tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh fasilitas pembiayaan dengan skema kredit modal kerja (KMK), mulai dari plafond transaksional, pre financing, hingga post financing.

Selain itu, BNI menawarkan suku bunga kompetitif serta fleksibilitas agunan, baik berupa aset tetap (fixed asset) maupun cash collateral yang dilengkapi perlindungan asuransi.

Salah satu keunggulan program ini adalah adanya keringanan kolateral hingga 50% dari nilai pengajuan pinjaman.

Baca Juga: OJK Tindak Enam Entitas Pialang Asuransi Ilegal, Usut 15 Entitas Lain

BNI menilai fasilitas tersebut menjadi nilai tambah dibandingkan layanan pembiayaan ekspor yang tersedia di perbankan lain.

Tidak hanya dari sisi pembiayaan, Fast Trex Xpora juga dilengkapi berbagai layanan pendukung dalam satu ekosistem, seperti diskon tarif transaksi luar negeri, fasilitas forex line, layanan cash management melalui BNIdirect, hingga pembukaan rekening giro dan Taplus Bisnis.

BNI juga memfasilitasi kegiatan business matching dan business pitching guna memperluas akses pasar bagi pelaku usaha.

Iqbal menambahkan, layanan ini terbuka bagi pelaku usaha yang telah menjalankan bisnis minimal dua tahun, baik eksportir langsung maupun tidak langsung, yang memiliki potensi untuk meningkatkan skala usaha melalui penetrasi pasar global.

Adapun persyaratan yang perlu dipenuhi antara lain legalitas usaha, identitas pengurus dan pemegang saham, NPWP, laporan keuangan, mutasi rekening koran selama satu tahun terakhir, hingga dokumen agunan yang relevan.

BNI menilai pendekatan tersebut sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekosistem ekspor nasional sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi UKM.

Baca Juga: Holding UMi Telah Jangkau Lebih dari 33,7 Juta Nasabah per Maret 2026

“BNI berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi pembiayaan dan perluasan akses pasar yang komprehensif agar pelaku usaha Indonesia dapat tumbuh menjadi eksportir yang tangguh dan berdaya saing global,” tegas Iqbal.

Sebagai bank yang memiliki jaringan internasional, BNI juga memanfaatkan keberadaan kantor cabang luar negeri di sejumlah pusat keuangan global, seperti Singapura, Hong Kong, Tokyo, Seoul, New York, London, hingga Sydney untuk mendukung ekspansi UKM ke pasar internasional.

Dengan integrasi pembiayaan, layanan transaksi, dan akses pasar, Fast Trex Xpora diharapkan dapat mempercepat transformasi UKM menjadi eksportir sekaligus memperkuat kontribusi sektor usaha terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News