Lewat MotoGP, Garudafood Perkuat Langkah ke Pasar Internasional



KONTAN.CO.ID - Garudafood terus memperkuat langkah ekspansi ke pasar internasional seiring upaya menjaga pertumbuhan kinerja perusahaan.

Salah satu strategi yang ditempuh adalah memanfaatkan platform global yang memiliki jangkauan audiens luas, seperti ajang MotoGP, melalui brand Chocolatos.


Direktur Utama Garudafood, Hardianto Atmadja, menjelaskan bahwa MotoGP dipilih karena posisinya sebagai ajang olahraga global yang prestisius, namun tetap relevan dengan pasar domestik.

"MotoGP merupakan ajang olahraga global yang prestisius dengan jangkauan audiens yang luas, namun tetap dekat di hati masyarakat Indonesia sebagai negara dengan jumlah penikmat MotoGP terbesar,” ujar Hardianto.

Selain faktor audiens, kolaborasi dengan tim BK8 Gresini Racing yang berbasis di Italia dinilai selaras dengan identitas Chocolatos. Menurut Hardianto, kerja sama ini memperkuat pesan Chocolatos sebagai merek yang mengusung cita rasa cokelat khas Italia.

Baca Juga: Garudafood Perkuat Pemberdayaan UMKM Perempuan lewat Inkubasi Kampung Wirausaha

"Kolaborasi dengan tim berbasis Italia ini semakin mengukuhkan pesan Chocolatos sebagai merek yang mengusung cita rasa cokelat khas Italia, selaras dengan identitas Gresini Racing sebagai tim asal Italia dengan sejarah panjang di MotoGP,” katanya.

Hardianto menegaskan bahwa keterlibatan Chocolatos di MotoGP merupakan bagian dari upaya membangun merek yang relevan secara global. Melalui sponsorship ini, Chocolatos membidik segmen muda dan dinamis yang menyukai olahraga, serta segmen keluarga penikmat MotoGP.

"Langkah ini juga untuk memperkuat Chocolatos sebagai merek yang universal dan relevan secara global," ujarnya.

Strategi tersebut sejalan dengan misi Garudafood untuk menembus dan memperluas pasar ekspor ke negara-negara baru. Hardianto menyebutkan saat ini jangkauan internasional Garudafood terus berkembang.

“Saat ini produk-produk Garudafood dapat ditemui di lebih dari 20 negara di seluruh dunia dengan fokus utama di kawasan Asia Tenggara dan Tiongkok,” ungkapnya pada Kontan, Kamis (5/2). 

Hardianto menegaskan arah perusahaan ke depan tetap pada penguatan pasar internasional yang sudah ada

"Untuk fokus Garudafood ke depan pastinya memperkuat ekspor existing,” ujarnya.

Dari sisi kinerja keuangan, laporan keuangan interim Garudafood per 30 September 2025 mencatat penjualan bersih sebesar Rp9,44 triliun, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp8,90 triliun. Laba tahun berjalan tercatat Rp511,58 miliar, dengan laba sebelum pajak penghasilan mencapai Rp634,39 miliar.

Berdasarkan segmen geografis, penjualan domestik masih menjadi kontributor utama dengan nilai Rp9,15 triliun hingga September 2025. Sementara itu, penjualan ekspor tercatat sebesar Rp283,59 miliar, mencerminkan fokus Garudafood dalam menjaga pasar domestik sekaligus membuka ruang pertumbuhan di pasar global.

Selanjutnya: Permintaan Gas Diproyeksi Meningkat, Analis Kompak Rekomendasi Saham PGN (PGAS)

Menarik Dibaca: Hasil BATC 2026: Kalah dari Jepang, Tim Putri Indonesia Runner-Up Grup X

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News