KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Melalui inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR), PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) berkolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerapkan Toyota Production System (TPS) dalam pengembangan Koperasi Kopi Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas, efisiensi, dan daya saing produk kopi Wonosalam di pasar domestik maupun internasional. Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam menjelaskan upaya ini merupakan bagian dari pilar pendidikan dalam program CSR TMMIN. “Kami ingin memastikan prinsip-prinsip TPS, seperti efisiensi dan standar operasional tinggi, dapat membantu meningkatkan kualitas produk UMKM, salah satunya melalui pendampingan kepada Koperasi Kopi Wonosalam bersama ITS,” ungkap dia dalam keterangannya, Senin (9/12). UMKM Koperasi Kopi Wonosalam yang dibentuk pada 2021, dihadapkan pada tantangan berupa kurangnya standar operasional, keselamatan kerja, dan efisiensi produksi. Melalui kolaborasi ini, beberapa solusi diterapkan, seperti pelatihan keselamatan kerja dan penerapan prinsip 2S (Safety dan Standard Process).
Lewat Toyota Production System, TMMIN Dorong Swasembada Kopi Lokal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Melalui inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR), PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) berkolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerapkan Toyota Production System (TPS) dalam pengembangan Koperasi Kopi Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas, efisiensi, dan daya saing produk kopi Wonosalam di pasar domestik maupun internasional. Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam menjelaskan upaya ini merupakan bagian dari pilar pendidikan dalam program CSR TMMIN. “Kami ingin memastikan prinsip-prinsip TPS, seperti efisiensi dan standar operasional tinggi, dapat membantu meningkatkan kualitas produk UMKM, salah satunya melalui pendampingan kepada Koperasi Kopi Wonosalam bersama ITS,” ungkap dia dalam keterangannya, Senin (9/12). UMKM Koperasi Kopi Wonosalam yang dibentuk pada 2021, dihadapkan pada tantangan berupa kurangnya standar operasional, keselamatan kerja, dan efisiensi produksi. Melalui kolaborasi ini, beberapa solusi diterapkan, seperti pelatihan keselamatan kerja dan penerapan prinsip 2S (Safety dan Standard Process).