JAKARTA. Rencana penerbitan saham baru atau rights issue PT Nusantara Infrastructure Tbk bakal berjalan mulus. Manajemen emiten bersandi saham META ini telah mendaulat PT Leyand International Tbk (LAPD) sebagai pembeli siaga (standby buyer) yang siap memborong saham META jika pemilik lama enggan mengeksekusi haknya. Leyand bersedia menyerap saham senilai Rp 400 miliar atau 80% dari total rights issue sebesar Rp 500 miliar. Adapun Bosowa Grup sebagai pemegang saham lama siap menyerap sisanya sebesar Rp 100 miliar. "Jika publik dan pemegang saham lain tidak mengeksekusi haknya penawaran saham baru tetap terserap semuanya," kata Danni Hasan Sekretaris Perusahaan META, kemarin (30/8). Danni berkata, META merestui Leyand sebagai pembeli siaga karena perusahaan ini punya komitmen sama dengan META dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia. Selama ini, Leyand berkecimpung di bisnis infrastruktur, khususnya kelistrikan.
Leyand Siap Membeli 80% Rights Issue META
JAKARTA. Rencana penerbitan saham baru atau rights issue PT Nusantara Infrastructure Tbk bakal berjalan mulus. Manajemen emiten bersandi saham META ini telah mendaulat PT Leyand International Tbk (LAPD) sebagai pembeli siaga (standby buyer) yang siap memborong saham META jika pemilik lama enggan mengeksekusi haknya. Leyand bersedia menyerap saham senilai Rp 400 miliar atau 80% dari total rights issue sebesar Rp 500 miliar. Adapun Bosowa Grup sebagai pemegang saham lama siap menyerap sisanya sebesar Rp 100 miliar. "Jika publik dan pemegang saham lain tidak mengeksekusi haknya penawaran saham baru tetap terserap semuanya," kata Danni Hasan Sekretaris Perusahaan META, kemarin (30/8). Danni berkata, META merestui Leyand sebagai pembeli siaga karena perusahaan ini punya komitmen sama dengan META dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia. Selama ini, Leyand berkecimpung di bisnis infrastruktur, khususnya kelistrikan.