LG Energy Solution Terbitkan Obligasi Dolar hingga US$1,6 Miliar



KONTAN.CO.ID - Perusahaan baterai asal Korea Selatan LG Energy Solution meluncurkan penerbitan obligasi dalam denominasi dolar AS yang berpotensi menghimpun dana hingga US$1,6 miliar.

Berdasarkan dokumen term sheet yang ditinjau Reuters Kamis (26/3/2026), penerbitan ini terdiri dari empat seri obligasi tanpa jaminan (senior unsecured).

Baca Juga: Studi: Tarif Trump Minim Dampak ke PDB AS, tapi Dongkrak Penerimaan Negara


Rinciannya meliputi obligasi jatuh tempo 2029 senilai US$300 juta dengan kupon 5,0%, obligasi 2031 sebesar US$500 juta dengan kupon 5,25%, serta obligasi suku bunga mengambang tenor lima tahun sebesar US$300 juta dengan acuan SOFR ditambah 156 basis poin.

Selain itu, terdapat obligasi hijau (green bond) jatuh tempo 2036 senilai US$500 juta dengan kupon 5,875%.

Aksi korporasi ini dilakukan di tengah kondisi pasar yang volatil akibat konflik Timur Tengah.

Meski demikian, tingginya minat investor menunjukkan kepercayaan terhadap emiten dengan peringkat kredit tinggi dan rencana pendanaan yang jelas.

Permintaan investor tercatat melampaui US$2,8 miliar untuk seri tenor tiga tahun dari 154 akun, lebih dari US$3 miliar untuk tenor lima tahun tetap dari 178 akun, serta di atas US$2 miliar untuk obligasi suku bunga mengambang dari 115 akun.

Manajemen LG Energy Solution menyatakan dana hasil penerbitan obligasi 2029, 2031, dan obligasi mengambang akan digunakan untuk kebutuhan umum perusahaan, termasuk pelunasan utang dan belanja modal (capital expenditure).

Sementara itu, dana dari obligasi hijau 2036 akan dialokasikan untuk pembiayaan atau pembiayaan ulang proyek-proyek ramah lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan transportasi rendah karbon dan efisiensi energi.

Baca Juga: Proposal AS Ditimbang, Iran Masih Enggan Duduk di Meja Perundingan

Obligasi ini memperoleh peringkat BBB dari S&P Global Ratings dan Baa2 dari Moody's, dengan jadwal penyelesaian transaksi diperkirakan pada 2 April mendatang.

Sejumlah bank investasi global seperti BofA Securities, Citigroup, Credit Agricole CIB, HSBC, dan JPMorgan bertindak sebagai joint bookrunners dalam transaksi ini.

Di pasar primer lainnya, Westpac Banking Corp juga menerbitkan obligasi tertutup (covered bond) senilai 1 miliar euro dengan jatuh tempo Januari 2031.