Libur Natal, stasiun Kota diserbu penumpang



TAMANSARI. Jelang libur hari raya Natal dan Tahun Baru, Stasiun Jakarta-Kota dipadati sejumlah penumpang yang akan menikmati libur akhir tahun.

Pantauan Warta Kota di lokasi, Senin (22/12) antrean penumpang tampak mengular di pintu masuk menuju ke rel yang melayani rute ke luar kota. Beberapa petugas juga sibuk memeriksa tiket milik penumpang.

Antrean panjang sekitar 10 meter dimulai sejak pukul 15.00 WIB hingga malam. Penumpang yang mengantre beraneka macam.


Affan (40), misalnya, ia akan berlibur bersama keluarganya ke Cirebon, Jawa Barat untuk menikmati libur natal dan tahun baru. Dirinya memang sudah merencanakan jauh-jauh hari untuk berlibur bersama keluarganya.

"Iya saya sudah pesan tiket kereta ekonomi sejak 3 bulan lalu. Kalau pesan sekarang enggak bakal dapat. Saya beli seharga Rp 25 ribu," ucapnya di Stasiun Jakarta-Kota.

Leli (25) bersama teman-temannya ingin berlibur akhir tahun ke Surabaya. Berhubung sudah libur kuliah akhirnya, dirinya berangkat pada senin ini.

"Kami mau tahun baruan di Surabaya, sudah pesan tiketnya. Apalagi sekarang lagi libur kuliah," kata gadis berkaca mata itu.

Sementara itu, Kepala Stasiun Jakarta-Kota, Hari Supryono, mengatakan lonjakan penumpangan baru terjadi pada 22 Desember ini. Pasalnya anak-anak sekolah sudah mengambil rapor pada Sabtu kemarin.

"Kalau dari PT KAI sendiri, prediksi kami sudah sejak 20 Desember hingga 5 Januari 2015. Tetapi saat ini baru ramai hari senin," ucapnya di Stasiun Jakarta-Kota.

Ia menjelaskan untuk di stasiun Jakarta-Kota tak seramai Stasiun Senen dan Gambir. Pasalnya di Stasiun ini hanya ada 4 kereta yang melayani ke daerah yakni Serayu Pagi (Jakarta-Purwokerto-Cilacap), Gumarang, (Jakarta-Stasiun Turi), Tegal Arum, dan Serayu Malam.

"Dari tahun ke tahun cuma ada 4 kereta, kami tak minta tambahan. Karena memang hanya ini yang dilayani di Stasiun Jakarta Kota," ucap Hari yang baru 11 bulan menjadi kepala Stasiun Jakarta Kota.

Untuk ramainya kondisi Stasiun Kota saat ini, Hari menjelaskan kalau banyak warga dari Cirebon yang berlibur di Jakarta. Biasanya mereka tak menginap di Jakarta hanya pulang pergi dan berlibur ke Taman Fatahillah.

"Jadi ini antrean warga Cirebon yang baru pulang berlibur di Jakarta. Mereka enggak nginep loh, pulang pergi. Makanya ramai begini," katanya.

Ia menjelaskan untuk saat ini tiket kereta Tegal Arum sudah habis sejak Jumat 19 Desember hingga 2 Januari. Sementara untuk Gumarang hanya menyisakan 70 tiket untuk hari ini.

"Kalau lonjakan penumpang, untuk tanggal 20 Desember 2013 sebanyak 2.970 sementara untuk 20 Desember 2014 sudah ada 3.640 penumpang. Jadi memang ada lonjakan," tuturnya.

Sementara untuk jurusan paling jauh yang menjadi tujuan warga Jakarta dari Stasiun Jakarta Kota adalah Stasiun Pasar Turi. (Wahyu Tri Laksono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie