JAKARTA. Penetrasi sabun yang masih rendah membuat peluang di bisnis itu masih terbuka lebar. Melihat peluang ini, PT Unilever Indonesia Tbk akan meluncurkan produk baru Lifebuoy Vita Protect, Juli nanti. Dengan produk baru ini, Unilever berharap penjualan sabun bisa tumbuh double digit. Amalia Sarah Santi, Manajer Senior Merek Unilever, mengatakan, saat ini baru 35,8% masyarakat Indonesia yang memakai sabun. "Angka itu terus naik," kata Amalia kepada KONTAN, Selasa (21/6). Ia menjelaskan, hingga saat ini sabun mandi batang masih menjadi andalan Lifebuoy lantaran harganya murah. Namun, di sisi lain, Unilever terus aktif memasarkan sabun cair, khususnya untuk masyarakat urban.
Lifebuoy bidik sales tumbuh double digit
JAKARTA. Penetrasi sabun yang masih rendah membuat peluang di bisnis itu masih terbuka lebar. Melihat peluang ini, PT Unilever Indonesia Tbk akan meluncurkan produk baru Lifebuoy Vita Protect, Juli nanti. Dengan produk baru ini, Unilever berharap penjualan sabun bisa tumbuh double digit. Amalia Sarah Santi, Manajer Senior Merek Unilever, mengatakan, saat ini baru 35,8% masyarakat Indonesia yang memakai sabun. "Angka itu terus naik," kata Amalia kepada KONTAN, Selasa (21/6). Ia menjelaskan, hingga saat ini sabun mandi batang masih menjadi andalan Lifebuoy lantaran harganya murah. Namun, di sisi lain, Unilever terus aktif memasarkan sabun cair, khususnya untuk masyarakat urban.