Lifting minyak fluktuatif, target tahun ini kemungkinan tak tercapai



JAKARTA. Target produksi minyak (lifting) sebesar 945.000 barel per hari dalam APBN-P 2011 sulit tercapai. Hingga saat ini, BP Migas mencatat lifting minyak masih fluktuatif.“Sekarang 916.000 barel per hari, tapi kadang-kadang naik sampai 930.000 barel per hari, sekarang belum stabil,” ujar Kepala BP Migas Priyono di Jakarta, Selasa (6/9).Sebelumnya, Deputi Operasi BP Migas Rudi Rubiandini memprediksi target lifting tahun ini tidak akan tercapai. Menurutnya, selalu target dan fakta di dalam industri migas sulit untuk dicapai. "Kadang-kadang bisa turun kadang-kadang bisa lebih. Kebanyakan kurang, karena kita keluarkan dari alam yang bebatuannya berpori itu susah diatur,” ujar Rudi.Namun, dia bilang, produksi minyak pada semester kedua tahun ini sudah menunjukan tren peningkatan dibandingkan pada semester pertama. Meski begitu, diperkirakan total lifting hanya bisa sampai 930.000 barel per hari di akhir tahun."Maksimum 940.000 di bulan November, baru kemudian akan turun sedikit di Desember, dan mudah-mudahn itu bisa dimaintanance di 930.000 untuk tahun depan,” terangnya. Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas Gde Pradnyana menyebut, pada semester I lalu rata-rata produksi minyak mencapai 904.000 barel per hari. Pada Juli sudah mulai merangkak naik menjadi 910.00 barel per hari.Menurutnya, agar target produksi 945.000 barel per hari dalam asumsi APBN-P 2011 bisa tercapai, maka produksi Agustus sampai Desember harus bisa menembus 970.000 - 980.000 barel per hari. “Bila tidak target 945.000 barel tidak tercapai,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News