KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Shopee Liga 1 2020 kembali ditunda karena pandemi Covid-19. Hal ini berdampak pada kinerja keuangan klub sepakbola Bali United di paruh pertama 2020. Melihat kinerja keuangannya, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) mencatatkan rugi bersih senilai Rp 12,51 miliar. Yabes Tanuri, CEO Bali United mengatakan ditundangnya Shopee Liga 1 2020 tentu berdampak negatif terhadap pendapatan perusahaan. "Tapi secara bisnis kami terus mendapatkan support dari sponsor dan juga dukungan dari anak perusahaan kami yang secara bisnis masih cukup baik," jelasnya kepada Kontan.co.id, Senin (5/10). Yabes mengatakan Bali Bintang Sejahtera akan terus meningkatkan aktivitas digital melalui e-commerce Bali United Store dan media sosial. Asal tahu saja, di sepanjang semester I 2020, emiten berkode saham BOLA ini mencatatkan rugi bersih senilai Rp 12,51 miliar dari yang sebelumnya laba Rp 4,52 miliar di semester I 2019.
Liga 1 ditunda, Bali Bintang Sejahtera (BOLA) catatkan rugi bersih Rp 12,51 miliar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Shopee Liga 1 2020 kembali ditunda karena pandemi Covid-19. Hal ini berdampak pada kinerja keuangan klub sepakbola Bali United di paruh pertama 2020. Melihat kinerja keuangannya, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) mencatatkan rugi bersih senilai Rp 12,51 miliar. Yabes Tanuri, CEO Bali United mengatakan ditundangnya Shopee Liga 1 2020 tentu berdampak negatif terhadap pendapatan perusahaan. "Tapi secara bisnis kami terus mendapatkan support dari sponsor dan juga dukungan dari anak perusahaan kami yang secara bisnis masih cukup baik," jelasnya kepada Kontan.co.id, Senin (5/10). Yabes mengatakan Bali Bintang Sejahtera akan terus meningkatkan aktivitas digital melalui e-commerce Bali United Store dan media sosial. Asal tahu saja, di sepanjang semester I 2020, emiten berkode saham BOLA ini mencatatkan rugi bersih senilai Rp 12,51 miliar dari yang sebelumnya laba Rp 4,52 miliar di semester I 2019.