KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kondisi likuiditas perbankan swasta saat ini relatif lebih mengetat dibandingkan periode sebelumnya, meskipun secara industri kondisi likuiditas perbankan masih terbilang relatif longgar. Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede mengatakan, kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit per Juni 2026 yang sudah relatif lebih cepat yakni tumbuh 12,67% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 10,21% yoy. Kondisi ini turut membuat rasio alat likuid terhadap DPK mulai menurun. "Memang tentunya kalau kami melihat kondisi riilnya ya, sekalipun memang di dalam data industrinya kondisinya masih relatif, tapi kalau kita bicara berdasarkan kenyataannya beberapa perbankan, ini kondisinya lebih mengetat dibandingkan dengan kondisi waktu-waktu sebelumnya," ujar Josua dalam agenda PIER Economic Review Kuartal II, Senin (10/8/2026).
Likuiditas Bank Swasta Kian Ketat, Berikut Indikatornya
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kondisi likuiditas perbankan swasta saat ini relatif lebih mengetat dibandingkan periode sebelumnya, meskipun secara industri kondisi likuiditas perbankan masih terbilang relatif longgar. Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede mengatakan, kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit per Juni 2026 yang sudah relatif lebih cepat yakni tumbuh 12,67% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 10,21% yoy. Kondisi ini turut membuat rasio alat likuid terhadap DPK mulai menurun. "Memang tentunya kalau kami melihat kondisi riilnya ya, sekalipun memang di dalam data industrinya kondisinya masih relatif, tapi kalau kita bicara berdasarkan kenyataannya beberapa perbankan, ini kondisinya lebih mengetat dibandingkan dengan kondisi waktu-waktu sebelumnya," ujar Josua dalam agenda PIER Economic Review Kuartal II, Senin (10/8/2026).